
Medan, Dinamika Online-UIN SU mengadakan Pelatihan Kepemimpinan Tingkat Dasar di Sinabung Hills pada 16-17 September 2025. Pada acara kali ini UIN SU mengangkat tema “Membentuk pemimpin berkelanjutan dari mahasiswa menuju pemimpin masa depan.” Kegiatan ini diisi dengan menarik, seperti outbond serta pendidikan dan pelatihan (diklat).
Ketua Panitia, Yunni Salma, S.Ag., M.M. menjelaskan bahwa kegiatan ini berlangsung selama dua hari dan diikuti oleh pimpinan fakultas, pegawai, dan mahasiswa yang jumlahnya mencapai puluhan.
Baca Juga: HMJ PBI Adakan PBI Expo 2025, Angkat Tema “The Charm of Nusantara”
“Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 16 s/d 17 September 2025, yang bertempat di Sinabung Hills Berastagi. Diikuti oleh mahasiswa, pegawai, dan jajaran wakil dekan III yang mendampingi mahasiswa yang berjumlah 46 orang dan dihadiri 2 narasumber,” jelasnya
Lebih lanjut, beliau juga mengatakan bahwa tujuan dari kegiatan ini untuk membentuk jiwa kepemimpinan, komunikasi, problem solving, dan soft skill lain, sehingga menjadikan mereka agent of change dalam menghadapi dunia kerja.
“Tujuan kegiatan ini adalah untuk membentuk jiwa pemimpin yang berintegritas, meningkatkan kemampuan komunikasi, dan bagaimana mengatasi problem solving dan pengambilan keputusan untuk menyiapkan mahasiswa sebagai agen of change bagi masyarakat dan dunia kerja,” katanya.
Di sisi lain, salah satu peserta bernama Khairiah Azzahra Hasibuan yang merupakan Komanda (Korps Sukarela Palang Merah Indonesia) KSR PMI UIN SU memberikan tanggapannya terhadap kegiatan ini. Menurutnya, secara keseluruhan kegiatan berjalan baik, namun terdapat beberapa hal yang ke depannya perlu diperbaiki.
“Secara keseluruhan cukup baik, karena ini pertama jadi masih banyak yang harus dibenahi, seperti disiplin waktu, sejauh ini peserta datang sesuka hati, karena kendala masuk kelas. Jadi, mungkin ke depannya bisa dibuat ketika tidak masuk kelas atau waktu libur. Kedua, seharusnya menggunakan baju formal saat pelatihan, menggunakan sepatu, bukan sandal,” tuturnya.
Ia pun menambahkan sisi positif di balik kegiatan ini. Menurutnya, kegiatan ini membuat (Unit Kegiatan Khusus/Unit Kegiatan Mahasiswa) UKK/UKM saling mengenal dengan masing-masing ketua lainnya. Dikarenakan sulit untuk berkomunikasi, seperti persuratan jika tidak saling mengenal bahkan segan bertegur sapa.
“Sisi positifnya, kita semakin mengenal Ketua UKK/UKM lain, karena terkadang untuk mengirimkan surat saja sulit, padahal kita satu wilayah dan satu gedung. Kemudian, untuk bertegur sapa pun sering merasa segan, karena tidak saling kenal dan juga lebih mengenal pejabat kampus yang ada di UIN, seperti Wakil Rektor III dan jajaran lainnya,” ujarnya.
Baca Juga: Ratusan Maba FEBI UIN SU Antusias Ikuti Edukasi Pasar Modal Syariah
Reporter: Nur Citra Naadirah Br. Tarigan dan Sayuti Andhira
Editor: Ranum Aisyah

