Wisuda ke-85 Sempat Tertunda, WR I Ungkap Alasannya

- Advertisement - Pfrasa_F
(Kamerawan: Fathurrahman)

Medan, Dinamika Online–UIN SU resmi menjadwalkan Wisuda ke-85 pada Rabu, 21 Mei 2025, setelah mengalami penundaan dari jadwal semula pada 15 Mei. Wisuda akan digelar dua sesi dengan kuota maksimal 2.000 wisudawan. Hal ini disampaikan langsung oleh Wakil Rektor (WR) I Bidang Akademik, Prof. Dr. H. Azhari Akmal Tarigan, M.Ag., pada Selasa, 6 Mei 2025, di Kampus I UIN SU Sutomo.

Prof. Dr. H. Azhari Akmal Tarigan, M.Ag., selaku Wakil Rektor I Bidang Akademik UIN SU, menjelaskan bahwa penundaan jadwal wisuda disebabkan oleh adanya kegiatan Akreditasi Lapangan (AL) di beberapa fakultas yang tidak bisa ditunda pelaksanaannya.

Baca Juga: Galakkan Aksi Gemar Menabung! Mahasiswa EKI IV A UIN SU Gelar Pema

“Kalau sudah AL itu satu fakultas tidak bisa ada wisuda. Tidak mungkin saya yang mewakili dekan, makanya kita undur. AL itu penting, itu momentum yang ditunggu karena berkaitan dengan masa depan mahasiswa,” jelasnya.

Lebih lanjut, Prof. Azhari juga menegaskan bahwa secara teknis pelaksanaan wisuda tidak banyak berubah dari tahun sebelumnya. Namun, kebijakan pembatasan peserta dan pembagian sesi tetap diberlakukan demi efisiensi dan kelancaran acara.

“Wisuda dibagi dalam dua sesi, masing-masing diikuti sekitar 1.000 wisudawan. Hanya satu pendamping yang diperbolehkan hadir, orang tua ditempatkan di luar dengan fasilitas tenda. Kalau kuota penuh, pendaftaran ditutup di aplikasi dan sisanya dialihkan ke periode berikutnya agar wisuda tetap bisa dilaksanakan secara offline,” tuturnya.

Salah satu calon wisudawan, Ravika Putri Irawan, Mahasiswi Jurusan Manajemen Dakwah, menyoroti perubahan jadwal wisuda yang sempat membuat bingung. Ia menyayangkan ketidakpastian tersebut, tetapi tetap memaklumi karena memahami adanya kebutuhan kampus untuk menyesuaikan dengan agenda penting seperti akreditasi lapangan.

“Proses wisuda kali ini agak membingungkan karena awalnya dijadwalkan 15 Mei, lalu diundur ke 20 Mei, dan akhirnya berubah lagi menjadi 21 Mei karena akreditasi lapangan. Meski sempat bingung, saya memahami hal itu sebagai bagian dari persiapan agar wisuda bisa berjalan dengan baik,” katanya.

Lebih lanjut, Ravika juga mengungkapkan rasa syukur dan harapannya menjelang wisuda. Meskipun ada beberapa hal yang terjadi, tetapi ia berharap agar momen wisuda ini menjadi langkah awal untuk kehidupan yang lebih baik.

“Ada rasa senang, bangga, dan haru karena bisa sampai di tahap ini setelah perjalanan panjang. Wisuda adalah momen yang sangat ditunggu-tunggu. Harapannya, semoga acara berjalan lancar dan penuh kebahagiaan. Ini bukan akhir, tetapi awal dari langkah baru yang lebih baik,” ucapnya.

Baca Juga: Meriah! Antusias Mahasiswa UIN SU dalam Acara Piala Rektor 2025

Reporter: Rizkiani Fadhila dan Nanggul Kumala Sauri

Editor: Safna Dawita

- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Share article

Latest articles