KPUM Gelar Pemaparan Visi Misi dan Debat Calon SEMA-U dan DEMA-U

- Advertisement - Pfrasa_F
(Foto: Dok. Dinamika)

Medan, Dinamika Online–Komisi Pemilihan Umum Mahasiswa (KPUM) UIN SU menggelar kegiatan penyampaian visi dan misi serta debat calon Senat Mahasiswa Universitas (SEMA-U) dan Dewan Eksekutif Mahasiswa Universitas (DEMA-U) pada Senin, 2 Maret 2026, di Aula Perpustakaan Kampus IV UIN SU Tuntungan.

Terdapat empat calon Ketua SEMA-U dan DEMA-U yang telah berhasil melewati berbagai tahapan seleksi, yakni Alwi Auvinen Juha dari Fakultas Ilmu Sosial, Frisan Malik Abdul Jabbar Anli dari Fakultas Dakwah dan Komunikasi, Usman Rialdi Siregar dari Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, serta Fathi Farich Hasibuan dari Fakultas Syariah dan Hukum.

Ketua KPUM, Khairul Surya Pratama, mengungkapkan bahwa salah satu rangkaian kegiatan dalam acara penyampaian visi dan misi serta debat calon SEMA-U dan DEMA-U dengan menghadirkan panelis untuk menguji para calon melalui sejumlah pertanyaan yang disesuaikan dengan tema yang dipilih.

Baca Juga: Prodi KPI UIN SU Rencanakan Pertukaran Mahasiswa dengan Ilmu Komunikasi USU

“Teknis acaranya, kami mengundang panelis alumni dan memberikan amplop yang di dalamnya berisi pertanyaan-pertanyaan untuk calon SEMA-U dan DEMA-U. Mereka harus menjawab pertanyaan tersebut berdasarkan tema,” ungkapnya.

Lebih lanjut, ia berharap pemilihan resmi yang akan dilaksanakan pada Rabu mendatang dapat berjalan lancar tanpa konflik. Ia juga berharap calon SEMA-U dan DEMA-U terpilih mampu melaksanakan program kerja demi kemajuan universitas ke depannya.

“Saya berharap pemilihan pada Rabu mendatang berjalan lancar tanpa adanya konflik. Semoga, calon SEMA-U dan DEMA-U yang terpilih nantinya dapat melaksanakan program kerja dengan baik serta membawa nama baik Organisasi Mahasiswa (Ormawa),” harapnya.

Sementara itu, salah seorang mahasiswa Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK), Ahmad Hidayat Sinulingga, menyampaikan bahwa melalui kegiatan tersebut mahasiswa dapat mengetahui visi dan misi para calon SEMA-U dan DEMA-U.

“Dampak positif dari kegiatan ini adalah mahasiswa dapat mengetahui visi dan misi para calon SEMA-U dan DEMA-U sehingga tidak terjadi miskomunikasi antara mahasiswa dan para calon,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia berharap SEMA-U dan DEMA-U tidak dimanfaatkan untuk kepentingan pribadi atau kelompok tertentu, melainkan untuk kepentingan seluruh mahasiswa UIN SU.

“SEMA-U dan DEMA-U pada dasarnya merangkul seluruh mahasiswa. Jabatan ini jangan sampai hanya digunakan untuk menaikkan nama pribadi, tetapi harus dimanfaatkan agar mahasiswa lebih mengenal peran dan fungsi SEMA-U serta DEMA-U,” tuturnya.

Baca Juga: UIN SU dan Tribun Medan Jalin Kerja Sama dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan

Reporter: Andika Pratama dan Silvia Rida Yanti

Editor: Tengku Wafa’ Alifah

 

- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Share article

Latest articles