
Medan, Dinamika Online–Kelompok Studi Pasar Modal Syariah (KSPMS) Golden UIN SU menggelar milad yang ke-9 dengan menghadirkan materi produk pasar modal yang disampaikan oleh Enny Magdalena, Deputi Wilayah Bursa Efek Indonesia Sumatra Utara. Acara ini berlangsung di Aula Fakultas Ekonomi Bisnis Islam (FEBI) UIN SU pada Senin, 15 Juni 2026.
Dalam pemaparan materinya, Enny menjelaskan bahwa secara garis besar produk investasi di pasar modal terbagi menjadi instrumen ekuitas dan instrumen utang. Ia juga mengenalkan reksa dana sebagai instrumen investasi yang cocok bagi pemula karena dikelola oleh manajer investasi profesional yang telah berizin dan diawasi regulator.
Baca Juga: CRN TV Gelar Magang Setara 8.0, Bekali Peserta dengan Keterampilan Media
“Secara garis besar di pasar modal itu ada saham yang bersifat ekuitas, lalu ada yang bersifat utang. Reksa dana itu wadah yang digunakan untuk menghimpun dana dari masyarakat lalu dikelola portofolionya oleh manajer investasi. Reksa dana ada empat jenis, yaitu reksa dana pasar uang, pendapatan tetap, campuran, dan reksa dana saham,” jelasnya.
Lebih lanjut, ia juga menambahkan bahwa masyarakat kini memiliki lebih banyak pilihan instrumen investasi yang dapat disesuaikan dengan profil risiko dan kemampuan finansial masing-masing.
Jadi tergantung profil risiko masing-masing. Sekarang kita juga bisa mulai berinvestasi dengan dana yang terjangkau, bahkan mulai dari Rp10.000. Ingat, high risk, high return: potensi keuntungannya tinggi maka potensi risikonya juga tinggi, sedangkan jika risikonya rendah maka keuntungannya juga lebih kecil,” tambahnya.
Salah satu anggota KSPMS Golden, Nanggul Kumala Sauri, menyampaikan tanggapan positif terhadap materi. Menurutnya, pemaparan mengenai perbedaan reksa dana dan (Exchange Traded Fund) ETF memberikan wawasan baru serta meningkatkan minat mahasiswa untuk mempelajari dunia pasar modal lebih dalam.
“Pemaparan mengenai perbedaan reksa dana dan ETF sangat menambah wawasan kami, khususnya mahasiswa yang tertarik pada dunia pasar modal. Semoga materi tadi diserap oleh anak anak golden terutama aku, dan nanti bisa kami sebarkan lagi pengetahuan-pengetahuan itu kepada mahasiswa-mahasiswi lain,” ujarnya.
Baca Juga: Go to Lebak, Lima Mahasiswa UIN SU Lulus KKN Nusantara 2026
Reporter: Sella Mita dan Fatma Nurul Dzihni
Editor: Dinda

