
Medan, Dinamika Online–Pax Coffee Medan mengadakan nonton bareng (nobar) film dokumenter “Pesta Babi” sekaligus diskusi film pada Kamis, 28 Mei 2026. Kegiatan ini berlangsung pukul 20.30 WIB di Pax Coffee, Jalan Bunga Cempaka No. 36, Padang Bulan Selayang II, Kecamatan Medan Selayang, Kota Medan.
Dalam pengantar diskusi, Ahmad Bukhori Pane, selaku mantan Menteri Koordinator (Menko) Pergerakan Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Sumatera Utara (BEM USU) sekaligus narasumber diskusi, menjelaskan mengenai paradoks negara. Ia mengatakan bahwa tujuan negara untuk melindungi dan menyejahterakan warga dapat menjadi paradoks ketika disertai tekanan dan kekerasan terhadap masyarakat.
Baca Juga: Peringati Reformasi, Cipayung Plus Medan Gelar Aksi Unjuk Rasa
“Ketika negara merdeka lalu kemudian mereka mengupayakan Papua untuk menjadi bagian dari negara ini yang tujuannya adalah melindungi dan menyejahterakan warga. Namun, di saat yang bersamaan justru menekan warga dengan kekerasan, maka hal itu menjadi paradoks,” jelasnya.
Sementara itu, Fasya Siregar, penonton sekaligus peserta diskusi, mengatakan bahwa jika film dinilai secara subjektif, hal tersebut hanya akan memicu emosi sesaat tanpa mendorong perubahan perilaku masyarakat.
“Jika kita menilainya secara subjektif, film sering kali hanya memicu emosi dan empati sesaat terhadap kebijakan pemerintah. Namun, setelahnya masyarakat tetap menjalani kebiasaan lama, seperti membeli bahan bakar minyak (BBM) dan membayar pajak. Kondisi ini menunjukkan bahwa kritik tidak selalu diikuti perubahan perilaku untuk mengurangi eksploitasi kebutuhan,” ucapnya.
Baca Juga: Menyikapi Isu HAM, Aliansi Mahasiswa dan Sipil Gelar Aksi Kamisan ke-111
Reporter: Wayugiarso dan Fiqhri Mulya Pratama
Editor: Tengku Wafa’ Alifah

