
Medan, Dinamika Online–Fakultas Syariah dan Hukum (FSH) UIN SU menggelar Pengenalan Budaya Akademik Kemahasiswaan (PBAK) bagi mahasiswa baru. Acara ini berlangsung di Ruang Terbuka Hijau (RTH) UIN SU, pada Rabu, 2 September 2026.
Dalam sambutannya, Dekan FSH UIN SU, Prof. Dr. Syafruddin Syam, M.Ag., menekankan bahwa mahasiswa baru perlu melakukan perubahan mendasar setelah memasuki jenjang pendidikan tinggi. Menurutnya, perubahan tersebut mencakup pola pikir, sikap, hingga keterampilan.
Baca Juga: PBAK FITK UIN SU Digelar, Tekankan Pentingnya Karakter Mahasiswa
“Mahasiswa harus mampu mentransformasi diri, baik dari pola pikir, sikap, maupun keterampilan. Tidak lagi hanya menunggu dan menerima, tetapi harus aktif mencari ilmu, mengembangkan potensi, serta meningkatkan kualitas berpikir agar mampu menempatkan diri sebagai mahasiswa pendidikan tinggi,” tuturnya.
Lebih lanjut, ia mengingatkan mahasiswa agar tidak hanya menjadi konsumen informasi di tengah perkembangan media sosial. Ia mendorong mahasiswa untuk mampu berpikir kritis, membedakan informasi dengan isu, serta menghasilkan narasi yang dapat dipertanggungjawabkan.
“Mahasiswa itu bukan konsumen, tetapi produsen. Mahasiswa harus mampu menciptakan berita dan narasi, serta bisa membedakan mana yang benar dan mana yang salah. Jangan menjadi korban hoaks, karena itu harus mampu membedakannya melalui kemampuan berpikir kognitif yang dimiliki,” ungkapnya.
Sementara itu, salah satu mahasiswa baru program studi (prodi) Hukum Pidana Islam (HPI), Haikal Fiqri Nasution, membandingkan pelaksanaan PBAK di Tuntungan dengan kegiatan yang berlangsung di lingkungan FSH. Ia menilai suasana di fakultas terasa lebih nyaman, terutama dari sisi lingkungan dan keramahan kakak tingkat.
“Kalau di fakultas ini suasananya terasa lebih sejuk. Kakak-kakaknya juga baik-baik. Harapan kami ke depannya, kami bisa menjadi mahasiswa terbaik di UIN SU dan bisa menjadi contoh bagi mahasiswa lainnya,” katanya.
Baca Juga: UIN SU Gelar PBAK 2026, Tekankan Pentingnya Integritas
Reporter: Andika Pratama Putra dan Silvia Rida Yanti
Editor: Ummy Syafitri

