Pembekalan Ketiga KKN Reguler Dorong Mahasiswa Berdayakan Potensi Desa

- Advertisement - Pfrasa_F
(Foto: Dok. https://www.youtube.com)

Medan, Dinamika Online–Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler tahun 2026 UIN SU mengikuti pembekalan ketiga yang berfokus pada pendekatan Asset-Based Community Development (ABCD). Kegiatan tersebut disiarkan secara langsung melalui kanal YouTube @PusatPKMUINSU, pada Selasa, 7 Juli 2026.

Salah satu pemateri, Muhammad Taufik, menjelaskan bahwa pendekatan ABCD mengajak mahasiswa mengubah cara pandang dalam menyusun program KKN. Menurutnya, pengabdian kepada masyarakat seharusnya berangkat dari potensi yang dimiliki masyarakat, bukan hanya berfokus pada persoalan yang dihadapi desa.

Baca Juga: UIN SU Raih Prestasi Global pada THE Sustainability Impact Ratings 2026

“Konsep ABCD melihat semua yang ada di desa sebagai aset, bukan berbasis masalah. Mahasiswa berperan sebagai fasilitator yang membantu masyarakat menemukan potensi, menghubungkan aktor lokal, dan merancang program yang berkelanjutan. Warga adalah pemilik perubahan, sedangkan mahasiswa menjadi pendamping,” tuturnya.

Sementara itu, mahasiswa Program Studi (Prodi) Pendidikan Agama Islam (PAI) semester VI, Malika Amilia Rahman, menilai pembekalan ketiga memberikan cara pandang baru dalam menyusun program kerja. Menurutnya, pendekatan ABCD mendorong mahasiswa lebih cermat mengidentifikasi potensi yang dimiliki masyarakat sebelum merancang kegiatan.

“Pembekalan ini membuka paradigma baru bahwa program kerja tidak selalu berangkat dari masalah, tetapi dari potensi yang sudah dimiliki masyarakat. Pendekatan ini membuat saya lebih memahami pentingnya menggali aset yang dimiliki desa sebelum menyusun program pengabdian,” katanya.

Lebih lanjut, Malika berharap pendekatan berbasis aset yang diperkenalkan dalam pembekalan dapat diterapkan oleh seluruh peserta selama menjalankan KKN. Ia menilai program yang disusun berdasarkan potensi masyarakat akan lebih mudah diterima dan memberikan dampak yang berkelanjutan.

“Saya berharap seluruh kelompok KKN UIN SU 2026 dapat menjadi agent of change melalui program yang sesuai dengan potensi desa. Kehadiran mahasiswa bukan hanya menjalankan program kerja, tetapi juga membangun kebersamaan sehingga datang sebagai tamu dan pulang sebagai keluarga,” harapnya.

Baca Juga: PEMA KPI-E Selenggarakan Gotong Royong di Kantor Desa

Reporter: Silvia Rida Yanti dan Wira Wiyana Sari

Editor: Naqiyya Alayya Arham Rambe

- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Share article

Latest articles