SEMA-U UIN SU 2026 Rancang Program Kerja Berbasis Aspirasi Mahasiswa

- Advertisement - Pfrasa_F
(Kamerawan: Damia Hadifa)

Medan, Dinamika Online–Ketua Umum Senat Mahasiswa Universitas (SEMA-U) UIN SU periode 2026, Frisan Malik Abdul, menyiapkan sejumlah program kerja yang berfokus pada pengawasan organisasi mahasiswa (ormawa) dan penyerapan aspirasi mahasiswa. Hal ini ia sampaikan dalam wawancara pada Kamis, 21 Mei 2026, di pelataran Sekretariat Unit Kegiatan Khusus/Unit Kegiatan Mahasiswa (UKK/UKM).

Frisan mengatakan bahwa strategi perumusan peraturan ormawa dilakukan dengan menyerap aspirasi dari berbagai organisasi mahasiswa di kampus. Menurutnya, proses tersebut dilakukan melalui diskusi dan musyawarah bersama hingga mencapai mufakat.

Baca Juga: Pengumuman KKN Moderasi Beragama, Mahasiswa Siap Hadapi Seleksi Lanjutan

“Terkait strategi dalam merumuskan peraturan ormawa, yang pastinya kami menyerap aspirasi dari SEMA, DEMA, dan HMJ se-UIN SU, kemudian mendiskusikannya bersama melalui musyawarah hingga mencapai mufakat untuk nantinya dijalankan oleh seluruh ormawa UIN SU,” katanya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa program kerja yang dijalankan berfokus pada pengawasan ormawa serta penyerapan aspirasi mahasiswa secara langsung. Menurutnya, SEMA-U akan turun ke lapangan untuk memantau kinerja organisasi mahasiswa sekaligus membuka ruang diskusi bagi mahasiswa UIN SU.

“Berdasarkan tugas dan fungsi senat, salah satunya adalah fungsi pengawasan. Oleh karena itu, kami akan turun langsung melihat proses kerja SEMA, DEMA, dan HMJ di UIN SU. Selain itu, kami juga berencana mengadakan forum diskusi agar mahasiswa bebas menyampaikan pertanyaan, keluh kesah, dan pandangan mereka terkait apa yang terjadi di UIN SU,” jelasnya.

Salah satu mahasiswa UIN SU, Aida Fitri Makhyura, mahasiswa Program Studi (Prodi) Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) semester VI, menilai program kerja yang dirancang SEMA-U cukup relevan dengan kebutuhan mahasiswa, khususnya dalam penyampaian aspirasi dan pengawasan kebijakan kampus. Menurutnya, program diskusi terbuka dan turun langsung ke mahasiswa dapat membuat mahasiswa merasa lebih didengar.

“Menurut saya, program kerja SEMA-U tahun ini cukup bagus karena fokus pada penyampaian aspirasi mahasiswa dan pengawasan terhadap kebijakan kampus. Program seperti diskusi terbuka dan turun langsung ke mahasiswa itu penting supaya mahasiswa merasa didengar,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia berharap SEMA-U dapat lebih optimal dalam menjalankan perannya sebagai representasi mahasiswa dan menghadirkan dampak yang nyata bagi civitas academica.

“Harapan saya, SEMA-U bisa lebih aktif, solid, dan benar-benar menjadi wadah aspirasi mahasiswa, bukan hanya fokus pada kegiatan formal, tetapi juga mampu memberikan perubahan dan manfaat nyata bagi mahasiswa UIN SU,” harapnya.

Baca Juga: UIN SU Resmi Buka Prodi Magister Teknologi Pendidikan

Reporter: Nafiis Satria Pratama dan Khairussyifa Auliya

Editor: Dinda

 

- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Share article

Latest articles