UIN SU Gelar Pembekalan Perdana bagi Mahasiswa KKN Reguler

- Advertisement - Pfrasa_F
(Foto: Dok. Internet https://www.youtube.com)

Medan, Dinamika Online–Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UIN SU) menggelar pembekalan perdana bagi mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler sebagai upaya mempersiapkan peserta sebelum melaksanakan pengabdian kepada masyarakat. Kegiatan tersebut berlangsung pada Sabtu, 4 Juli 2026, melalui siaran langsung YouTube Pusat PKM UIN SU.

Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan, Syamsul Bahri, M.Sos., memberikan wawasan praktis mengenai implementasi ekoteologi. Ia berpesan agar mahasiswa tidak sekadar memaknai ekoteologi sebagai kegiatan menanam pohon, tetapi memahami bahwa alam merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan manusia.

Baca Juga: UIN SU Umumkan Hasil UM-PTKIN 2026, Calon Mahasiswa Sampaikan Rasa Syukur

“Ekoteologi itu sendiri jangan sampai hanya membayangkan menanam pohon saja. Alam ini bukan hanya merupakan bayangan saja, tetapi sebenarnya alam ini adalah kita. Jadi, apa yang kita lakukan harusnya menjaga alam seperti kita menjaga diri kita sendiri,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa menjaga lingkungan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari praktik ibadah seorang Muslim. Menurutnya, mahasiswa KKN memiliki peran strategis sebagai agen perubahan dalam mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, dan penuh keberkahan.

“Menjaga lingkungan adalah bagian integral dari ajaran Islam dan juga ibadah kita kepada Allah Swt. yang mana mahasiswa KKN UIN SU memiliki peran strategis sebagai agent of change atau agen perubahan. Mari kita bersama-sama mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, dan barokah. Mari bergerak berbakti untuk negeri dan meraih rida Ilahi,” tuturnya.

Menanggapi hal tersebut, salah satu peserta KKN, Sahetapy Kamal, mahasiswa Program Studi (Prodi) Komunikasi dan Penyiaran Islam semester VI, mengatakan pembekalan perdana berfokus pada penyusunan sekaligus penyesuaian program kerja sesuai arahan kampus.

“Pihak kampus menjelaskan langkah-langkah yang harus kami lakukan dalam menyusun program kerja. Beberapa program yang telah kami susun juga perlu disesuaikan dengan tema dan program yang direkomendasikan oleh pihak kampus,” katanya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa pembekalan juga memberikan arahan mengenai fokus program yang harus dijalankan setiap kelompok KKN. Menurutnya, arahan tersebut membantu peserta memahami tema pengabdian, meskipun mereka perlu menyesuaikan kembali rancangan program yang telah disusun sebelumnya.

“Program kerja kami mengacu pada tema moderasi beragama, kepedulian lingkungan, dan permasalahan kesehatan, khususnya stunting. Proses penyesuaiannya tidak terlalu menyulitkan, tetapi informasi terbaru dari LP2M yang baru disampaikan kemudian membuat kami harus merevisi kembali program kerja yang telah disusun,” lanjutnya.

Baca Juga: Mahasiswi FKM UIN SU Raih Juara Umum pada Festival Bahasa 2026

Reporter: Andika Pratama Putra dan Wira Wiyana Sari

Editor: Naqiyya Alayya Arham Rambe

- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Share article

Latest articles