Ramadan Selesai, Berhasilkah Raih Titel Takwa?

- Advertisement - Pfrasa_F
(Foto: Internet www.istockphoto.com)

Penulis: Deddy Irawan

“Wahai orang-orang yang beriman! Diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana telah diwajibkan kepada orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.” (QS. Al-Baqarah (2): 183). 

Bukan sebuah rahasia umum lagi bagi umat Islam di penjuru dunia tentang wajibnya puasa Ramadan. Dalam perintah yang telah disebutkan pada ayat di atas bahwa dengan menunaikan ibadah puasa di bulan Ramadan akan mendapatkan titel takwa dari Allah Subhanahu wa taala. Tentunya puasa yang dimaksud bukanlah hanya sebatas menahan dahaga (haus) dan lapar saja, melainkan juga yang memenuhi segala ketentuan (syariat) yang dapat membatalkan dan menghilangkan pahala puasa.

Tak terasa Ramadan 1443 H telah selesai. Tentunya akan menjadi sebuah tanda tanya besar di benak kita, apakah di puasa Ramadan tahun ini berhasil meraih titel takwa atau tidak? Sebagaimana yang telah Allah sebutkan di surah Al-Baqarah ayat 183 di atas. Target akhir di bulan Ramadan bukanlah Tunjangan Hari Raya (THR), melainkan gelar takwa yang diberi Allah. Menjadi orang yang bertakwa adalah impian dan keinginan setiap manusia khususnya umat Islam dan orang-orang beriman.

Rasulullah Muhammad Salallahu alaihi wasallam bersabda: “Barang siapa yang berpuasa Ramadan karena iman dan ihtisab, maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.” (HR. Bukhari No. 38 dan Muslim No. 760). Dalam kitab Fathul Bari karangan Ibnu Hajar Al-Asqalani dijelaskan, bahwa yang dimaksud berpuasa karena iman adalah meyakini akan wajibnya puasa Ramadan. Sedangkan ihtisab adalah melaksanakan puasa semata-mata mengharapkan rida dan pahala dari Allah Azza wa jalla. 

Siapa, sih, yang tak ingin menjadi orang yang bertakwa? Yang telah Allah janjikan surga seluas langit dan bumi. Sebagaimana yang Allah katakan di dalam Al-Qur’an surah Ali ‘Imran ayat 133: “Dan bersegeralah kamu terhadap ampunan dari Tuhanmu dan terhadap surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan untuk orang-orang yang bertakwa”. Dalam ayat tersebut menjelaskan bahwa orang yang bertakwa akan dihadiahkan surga seluas langit dan bumi. Wah, luas banget, ya.

Dalam ayat selanjutnya, Allah jelaskan bahwa ciri-ciri orang yang bertakwa itu seperti apa. Allah Subhanahu wa taala berfirman: “(Orang yang bertakwa) yaitu mereka yang menginfakkan hartanya di kala lapang maupun sempit, yang mampu menahan amarahnya, dan yang memaafkan manusia lainnya. Dan Allah mencintai orang-orang yang mengerjakan kebaikan.” (QS. Ali ‘Imran (3): 134). 

Nah, dapat dipahami bahwa untuk memperoleh titel takwa di bulan Ramadan dapat dilakukan dengan berpuasa dari segala apa pun yang membatalkan dan menghilangkan pahalanya. Di samping itu, dari ciri-ciri orang yang bertakwa dalam surah Ali Imran ayat 134 di atas haruslah ada pada diri orang yang berpuasa agar titel takwa yang didapatkan sempurna ketika bulan Ramadan telah usai. Namun, jika dalam melaksanakan ibadah-ibadah di bulan Ramadan tidak didasari iman dan tidak semata-mata mengharapkan pahala dari Allah, maka titel takwa tersebut tidaklah didapatkan.

Titel takwa yang berhasil diraih oleh orang-orang yang beriman memiliki tanda-tanda pada orang tersebut, di antaranya ialah tak hanya bersemangat beribadah di bulan Ramadan saja, tetapi juga di bulan-bulan yang lainnya. Kemudian, akhlaknya semakin baik, dari segi pengendalian amarah, hawa nafsu, ucapan, perbuatan, maupun yang lainnya. Terakhir, semakin baik hubungannya dengan manusia (habluminannas) dan juga dengan Allah Subhanahu wa taala (habluminallah). 

Lantas, sudah sepantasnya kita renungkan, apakah Ramadan tahun ini berhasil kita raih titel takwa dari Allah? Apakah ibadah yang kita lakukan di Ramadan tahun ini berdasarkan iman dan mengharapkan pahala dari Allah? Kemudian, selama bulan Ramadan ini apakah kita mampu menahan segala apa pun yang membatalkan dan menghilangkan pahala puasa? 

Editor: Rika Wulandari

- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Share article

Latest articles