
Penulis: Nurur Ramadhan Nasution
Hidup di dunia hanyalah persinggahan sementara. Dunia hanya menjadi tempat bermain untuk mempersiapkan diri pada kehidupan akhirat yang kekal. Lantaran bermain, kita harus mempersiapkan diri agar di akhirat kelak mendapatkan ganjaran yang sempurna dari Allah Subhanahu wa ta’ala. Amal saleh, ibadah, dan ketaatan kepada Allah Subhanahu wa ta’ala, harus ditingkatkan di dunia, mulai ibadah wajib hingga sunah.
Seluruh ibadah dilakukan akan bernilai pahala jika kita mampu mengendalikan diri, ikhlas, tulus, tawakkal, dan berserah diri pada Allah Subhanahu wa ta’ala. Untuk menyiapkan bekal akhirat, umat islam harus selalu bertakwa kepada Allah Subhanahu wa ta’ala, jika tidak, maka kita akan terjebak dalam permainan dunia ini. Banyak ayat yang menerangkan tentang kehidupan dunia yang sementara, permainan, dan hanya senda gurau. Sedangkan, akhirat adalah tujuan hidup yang kekal abadi.
Kehidupan dunia yang penuh permainan dan senda gurau harus mengutamakan persiapan sebaik mungkin untuk kehidupan akhirat. Dunia adalah tanah lapang tempat kita menanam benih amal saleh yang akan kita petik di akhirat kelak. Amalan yang kita kerjakan akan diperhitungkan kelak di alam mahsyar untuk dimintai pertanggungjawaban. Kita akan ditanyai penggunaan umur, manfaat dan tujuan umur yang telah diberikan.
Harta dan kekayaan bukanlah barang mewah karena mereka menghadap Sang Khalik bukan dengan harta, melainkan amal ibadah yang dilakukan selama hidup. Harta, kekayaan dan kemegahan duniawi tidak akan dibawa ke akhirat, tetapi amal akan dibawa ke akhirat.
Keberadaan harta dan kekayaan hanyalah perhiasan yang tidak akan pernah kita bawa dan tidak pantas dibanggakan. Harta dan kekayaan tidak akan menyelamatkan kita dari amukan siksa api neraka. Sebaliknya, amal saleh dan sedekah yang ikhlas yang mampu menyelamatkan kita dari kejamnya siksa neraka. Oleh karena itu, sudah saatnya kita melakukan investasi di dunia yang bisa kita petik di akhirat, yakni sedekah.
Sedekah jariah merupakan bentuk investasi akhirat yang akan terus mengalir, walaupun orang yang melakukannya sudah meninggal dunia. Allah Subhanahu wa ta’ala melipatgandakan puluhan kali lipat pahala orang yang bersedekah di jalannya.
Investasi sedekah yang kita lakukan di dunia akan membantu di padang mahsyar. Dalam sebuah riwayat, diterangkan bahwa hanyalah sedekah yang dapat menolong ketika matahari satu mil di atas kita. Padang mahsyar merupakan pengadilan terhadap amal yang kita lakukan di dunia. Baik dan buruknya pengadilan di padang mahsyar sangat bergantung dengan amal kita di dunia. Jika rajin bersedekah, maka kita akan diselamatkan dan dipermudah di pengadilan Allah Subhanahu wa ta’ala.
Editor: Rindiani

