
Penulis: Sella Mita dan Letia Meirosa
Sehat adalah keadaan sejahtera secara fisik, mental, dan sosial, bukan sekadar terbebas dari penyakit. Menjaga kesehatan merupakan upaya sadar untuk meningkatkan kualitas hidup dengan menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).
Sekolah sebagai tatanan masyarakat, di mana siswa dan semua pihak sekolah sebagai suatu komunitas yang perlu dibina dari segi kesehatan. Anak-anak yang masih dalam jenjang sekolah sangat rentan terhadap penyakit. Untuk itu, perlu adanya upaya pendidikan kesehatan yang dapat dilakukan dengan target memberikan pemahaman dalam menerapkan pola hidup sehat di lingkungan sekolah.
Baca Juga: Pengendalian Populasi Aedes aegypti untuk Mencegah Penyebaran DBD
Beberapa cara yang dapat dilakukan siswa sekolah dalam menjaga kesehatan:
1. Mencuci Tangan
Mencuci tangan bisa dilakukan sebelum dan sesudah beraktivitas untuk menjaga tangan agar tetap bersih dari kuman dan bakteri penyebab penyakit. Mencuci tangan dengan sabun adalah cara terbaik untuk menghentikan penyebaran kuman dibandingkan dengan hanya memakai air saja. Kebiasaan sederhana ini terbukti efektif dalam menurunkan risiko berbagai penyakit. Oleh karena itu, penting bagi anak sekolah untuk mengetahui cara mencuci tangan yang benar.
2. Tidur yang Cukup
Istirahat dan tidur merupakan salah satu kebutuhan dasar manusia, selain makan dan bernapas. Tidur dengan waktu yang cukup akan menjaga tubuh tetap bugar, tidak mudah lelah, serta semangat dalam menjalani aktivitas. Anak-anak sekolah usia 6–12 tahun idealnya tidur selama 9 hingga 12 jam setiap malam. Kurang tidur tidak hanya membuat anak mudah lelah dan sulit berkonsentrasi, tetapi juga berhubungan dengan peningkatan risiko obesitas. Sekolah dan komunitas dapat berperan dalam pendidikan tentang pentingnya tidur, dan dapat dimasukkan dalam kurikulum kesehatan. Aktivitas fisik di sekolah, seperti olahraga rutin, tidak hanya meningkatkan kesehatan jantung dan kebugaran, tetapi juga membantu anak tidur lebih cepat dan nyenyak.
3. Minum Air Putih
Minum air putih yang cukup sangat penting bagi kesehatan tubuh karena dapat membuat tubuh tetap terhidrasi, selalu bertenaga, dan membuat kulit terlihat lebih sehat. Anak sekolah perlu mengonsumsi makanan dengan gizi seimbang serta mengonsumsi air putih yang cukup. Minum air putih dengan jumlah yang cukup merupakan hal yang sangat penting karena 60-70 persen tubuh manusia terdiri dari air. Bagi anak sekolah, minum air putih dengan jumlah yang cukup dapat meningkatkan daya ingat otak.
4. Lingkungan yang Bersih
Kebersihan lingkungan sekolah merupakan elemen utama untuk menciptakan suasana belajar yang nyaman dan sehat. Menjaga kebersihan di mana saja agar tidak menjadi sarang penyakit dan membuat nyaman dalam beraktivitas. Selain itu, risiko penyebaran penyakit jadi berkurang ketika lingkungan sudah bersih. Ada beberapa hal yang perlu ditetapkan pihak sekolah untuk menjaga kebersihan, yaitu dengan membuang sampah pada tempatnya, mengedukasi jenis-jenis sampah, mengajarkan cara menjaga kebersihan meja, menjaga kebersihan toilet, mengatur jadwal piket, mengajak siswa untuk membersihkan halaman sekolah bersama-sama, dan memasang poster kebersihan sekolah
5. Makan yang Bergizi
Makan makanan yang bergizi akan mendukung tubuh lebih kuat dalam aktivitas dan tubuh lebih bertenaga. Sejatinya, makanan sehat tidak harus selalu mahal. Yang terpenting asupan gizinya seimbang, yaitu mengandung makronutrien dan mikronutrien, seperti karbohidrat, protein, lemak, vitamin dan mineral.
6. Rajin Olahraga
Rajin berolahraga untuk meningkatkan imunitas tubuh agar tidak mudah terserang penyakit. Selain itu, olahraga juga dapat meningkatkan perkembangan otak dan kemampuan belajar, mengajarkan bersosialisasi, menjaga berat badan, membuat tidur lebih nyenyak, menghindarkan stres, membantu tumbuh dengan optimal, meningkatkan rasa percaya diri, dan membuat suasana hati lebih baik.
Edukasi kesehatan terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan siswa sekolah dasar mengenai kebersihan diri. Guru dan tenaga pendidik diharapkan dapat mengintegrasikan materi kebersihan diri ke dalam kegiatan belajar sehari-hari. Sementara itu, orang tua perlu mendukung dengan membiasakan perilaku hidup bersih di rumah agar peningkatan pengetahuan siswa dapat berkembang menjadi perilaku nyata yang berkelanjutan.
Baca Juga: Mengenal Puasa Ayyamul Bidh, Amalan Sunah Penuh Pahala Setiap Bulan
Editor: Naqiyya Alayya Arham Rambe

