Detox Digital, Cara Healing yang Ampuh

- Advertisement - Pfrasa_F
Foto Sekretaris Desain Grafis (Dok. Pribadi

Penulis: Syifa Anggraini

Tidak dapat dimungkiri, dalam kehidupan sehari-hari semuanya sudah berbasis digital. Dari bangun tidur sampai menjelang tidur selalu dekat dengan dunia digitalisasi. Beberapa kebutuhan sehari-hari kita dapatkan secara digital, seperti belanja online, pekerjaan, dan informasi melalui internet, mulai dari ponsel pintar, laptop, tablet, komputer, dan perangkat lainnya dapat mengaksesnya.

Kita seolah terperangkap dalam ruang maya yang membuat kita tidak ingin terlepas. Rasanya ssebentar ingin mengecek ponsel, tanpa disadari membuat lupa waktu dan lalai dalam mengerjakan segala hal.

Penggunaan perangkat digital sudah menjadi satu hal yang wajib pada kehidupan kita sehari-hari. Hal tersebut pun memudahkan kita dalam melakukan aktivitas. Namun, penggunaan perangkat digital yang berlebihan dapat menimbulkan banyak efek seperti dapat menimbulkan stress, mengurangi kualitas tidur, dapat mengganggu mental seseorang, dan dapat menimbulkan rasa lelah berlebihan.

Bagaimana kamu bisa mengetahui bahwa seseorang butuh detoks digital? Orang-orang yang memerlukan detoks digital adalah orang-orang yang merasa cemas atau stres jika ponsel tidak terlihat di sekitarnya, wajib untuk memeriksa ponsel setiap beberapa menit sekali, merasa tertekan, cemas, atau marah setelah menghabiskan waktu bermain media sosial, sangat mementingkan jumlah like dan komentar yang diperoleh pada unggahan di media sosial, merasa takut akan ketinggalan sesuatu jika tidak mengecek perangkat digital secara terus-menerus, pola tidur terganggu karena lebih memilih menggunakan waktunya untuk bermain ponsel, dan tingkat konsentrasi menurun jika tidak memeriksa ponsel.

Untuk mencegah dari kondisi-kondisi tersebut, ada kalanya seseorang melakukan detoks digital. Hal ini penting untuk dilakukan, karena dengan detoks digital, kamu dapat mengurangi penggunaan perangkat teknologi dan juga media sosial dalam periode tertentu.

Upaya ini sangat berguna untuk menenangkan pikiran sejenak. Interaksi sosial di masyarakat juga lebih baik tanpa adanya gangguan, mengurangi risiko tekanan stres yang didapatkan, meningkatkan produktivitas, meningkatkan kualitas tidur, dan terhindar dari FOMO (Fear Of Missing Out) atau rasa takut untuk ketinggalan sesuatu tren dan berita daripada orang lain. Dengan begitu, kita dapat merasakan manfaat dari detoks digital yang dilakukan demi mendapatkan kondisi fisik dan mental yang baik.

Jika menonaktifkan ponsel sepenuhnya masih terasa sulit, kamu dapat memulai dengan mematikan notifikasi media sosial, menentukan jam tertentu untuk membuka media sosial setiap harinya, maupun menghapus aplikasi media sosial yang terdapat di dalam ponsel Anda masing-masing.

Sebelum melakukan detoks digital, ada baiknya kamu menyelesaikan kewajiban terlebih dahulu. Perlu diingat, bahwa detoks digital sebaiknya dilakukan di waktu yang tepat dan sesuai agar tidak mengganggu keberlangsungan aktivitas yang telah menjadi tanggung jawab kamu. Jika memang kegiatan di siang hari (pada saat jam sekolah/kuliah/kerja) membutuhkan penggunaan ponsel, kamu bisa melakukan detoks digital di luar jam tersebut.

Bagi kamu yang berniat untuk menonaktifkan ponsel sepenuhnya, ada baiknya untuk menyampaikan informasi terlebih dahulu kepada teman, keluarga, atau orang-orang yang mungkin akan membutuhkan kamu. Dengan begitu, kepanikan tidak akan terjadi, melainkan akan munculah pengertian dan dukungan dari orang sekitar.

Selama melakukan detoks digital, sebisa mungkin hindari kegiatan yang menggunakan perangkat digital. Kamu dapat mencari aktivitas lain untuk mengalihkan perhatian dari ponsel, seperti membaca buku, olahraga, belajar memasak, menggambar, atau kegiatan lainnya yang bersifat positif dan belum tercapai karena tidak memiliki waktu. Inilah kesempatan kamu untuk memanfaatkan waktu tersebut.

- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Share article

Latest articles