
Penulis : Dona Dwi Novita
Pesona alam Indonesia terbentang dari Sabang sampai Merauke, salah satunya terletak pada Provinsi Sumatra Utara, daerah Sigura-gura. Sepanjang Jalan Sigura-gura dikenal sebagai kawasan objek wisata alam yang dapat memanjakan mata. Sigura-gura merupakan jalan yang menghubungkan antara Kabupaten Asahan dengan Toba Samosir (Tobasa).
Baca Juga: All Eyes on Rafah: Seruan Peduli Palestina yang Ramai di Dunia Maya
Melintasi sepanjang jalan ini selain disuguhkan objek wisata, juga dimanjakan pemandangan yang menyejukkan sebab Jalan Sigura-gura berada pada daerah bukit yang penuh dengan pepohonan dan udara yang menyejukkan. Objek wisata alam yang pertama kali ditemui adalah Bedeng 7, yaitu panorama alam sungai Asahan yang terletak di Desa Marjanji Aceh, Kecamatan Aek Songsongan, Kabupaten Asahan, Sumatra Utara. Bedeng sangat identik dengan jembatan gantung yang dibangun oleh PT. Inalum. Wisata Bedeng 7, menyuguhkan pesona alam sungai Asahan yang mengalir dari mulut Danau Toba, melewati Porsea dan berakhir di Teluk Nibung, Selat Malaka.
Beralih dari Bedeng 7, akan disuguhkan dengan pemandangan Air Terjun Nirwana. Air Terjun Nirwana sangat menarik perhatian, karena airnya jernih berwarna kehijauan, tidak bening kebiruan seperti air terjun pada umumnya. Aliran air jernih kehijauan yang jatuh dari ketinggian 12 meter sangat memesona, hingga ingin rasanya berenang di objek wisata alam ini. Air terjun Nirwana diapit oleh bebatuan dan pepohonan yang rimbun.
Tak kalah menarik dari Air Terjun Nirwana, makin ke atas kita akan disuguhkan dengan Air Terjun Aek Limut. Berbeda dari air terjun sebelumnya, kali ini Air Terjun Aek Limut berada tepat di pinggir jalan lintas. Air Terjun Aek Limut menyuguhkan pemandangan yang indah, jernih, bersih serta menyegarkan, yang mengalir dari tebing batu setinggi 70 meter lebih.
Lebih lanjut, ketika perjalanan makin menanjak, maka akan ditemukan air terjun tertinggi di Indonesia, yaitu Air Terjun Ponot. Air terjun ini memiliki ketinggian sekitar 250 meter, dan dapat diakses dari tiga wilayah, yakni dari Porsea di Kabupaten Tobasa, Pematang Siantar di Kabupaten Simalungun, dan Rantau Prapat di Kabupaten Asahan.
Jika dari Kota Medan dapat menempuh waktu perjalanan sekitar 6 jam. Tidak seperti Air Terjun Aek Limut, di sini kita akan disambut dengan gapura yang besar dan harus berjalan kaki sekitar 500 meter untuk bisa sampai ke bibir air terjun. Keindahan Air Terjun Ponot dikelilingi oleh pepohonan hijau, juga tetesan air terjun yang langsung jatuh ke batu, hingga menyebarkan percikan seperti embun yang membuat suasana menjadi sangat sejuk.
Sebelum perjalanan Sigura-gura berakhir, masih ada objek wisata lainnya seperti bendungan Sigura-gura dan Arung Jeram sungai Asahan. Bendungan Sigura-gura merupakan bendungan terbesar di Indonesia setelah bendungan Sutami. Bendungan Sigura-gura berfungsi sebagai penjamin ketersediaan volume air, dan besarnya energi air yang diperlukan bagi pembangkit tenaga listrik di Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Sigura-Gura. Tinggi bendungan ini sekitar 46 meter dari dasar sungai Asahan. Selain itu, bendungan ini digunakan sebagai pembangkit tenaga listrik untuk Pabrik Aluminium (Inalum).
Namun, selain digunakan untuk tenaga listrik, bendungan Sigura-gura juga menjadi objek wisata bagi wisatawan yang ingin mengetahui bentuk dari bendungan terbesar ini. Di belakang bendungan ini terdapat danau yang airnya berwarna hijau toska. Seperti objek wisata sebelumnya, meskipun ini bendungan, pemandangan di sekitar bendungan Sigura-gura ini menyajikan bebatuan dan pepohonan yang sangat rimbun dan menyejukkan mata. Akses perjalanan ke sini pun cukup mudah, walau banyak tikungan tajam.
Terakhir, tak kalah menariknya dari objek wisata sebelumnya, terdapat arung jeram Sigura-gura yang pernah menjadi lokasi ekstrem sport terbaik nomor tiga dunia setelah Sungai Zambesi di Afrika dan Sungai Colorado di Amerika Serikat. Untuk ke lokasi arung jeram dapat menggunakan perahu yang dikayuh secara berkelompok jika melewati daerah yang berbahaya. Namun, jika melintas pada daerah yang aman, dapat menggunakan perahu yang dikayuh perorangan. Keindahan arung jeram saat dijadikan event olahraga sangat cocok untuk para atlet yang suka menantang adrenalin di air.
Yah, Sigura-gura memang objek wisata yang sangat memesona untuk didatangi, karena objek wisata yang tersaji merupakan objek wisata yang terkenal, sekaligus mampu membawa kita rehat dari hiruk pikuk kota. Tak heran jika pemandangan menuju ke sini sangat memanjakan mata dan sekali jalan dapat diarungi dua sampai empat objek wisata alam.
Baca Juga: KKN Mandiri Batal, Angan Kelompok Impian Gagal
Editor : Fadillah Hanum

