Kenali Penyakit Kawasaki, Penyakit Langka yang Diketahui Penyebabnya

- Advertisement - Pfrasa_F
(Foto: Internet www.halodoc.com)

Penulis: Rahma Amina Putri

Halo, Sobat! Ada yang pernah dengar tidak tentang penyakit kawasaki? Penyakit kawasaki merupakan penyakit vaskulitis sistemik akut yang mempengaruhi arteri dan terjadi pada anak balita. Penyakit kawasaki merupakan penyakit langka yang namanya mencuat akhir-akhir ini dikarenakan ada balita yang mengidap penyakit ini di Indonesia.

Penyakit ini pertama kali dijelaskan oleh dr. Tomisaki Kawasaki di Jepang pada tahun 1967, makanya penyakit ini dinamakan penyakit kawasaki. Hingga saat ini, belum diketahui pasti apa penyebab dari penyakit vaskulitis sistemik ini.

Lalu, bagaimana cara mengetahui diagnosisnya pada anak balita? Gejala penyakit kawasaki dimulai dengan demam tinggi secara terus-menerus yang tidak responsif terhadap obat penurun demam seperti paracetamol dan ibuprofen. Demam tersebut dapat bertahan selama dua minggu dan anak menjadi emosional. Gejala klinis umum lainnya sebagai berikut:

  1. Demam tinggi yang terjadi selama lebih dari lima hari dengan temperatur suhu tubuh lebih dari 39°C; 
  2. Mata merah (konjungtivitis);
  3. Bibir berwarna merah terang, pecah-pecah atau retak;
  4. Lidah merah dengan benjolan di bagian belakang lidah yang disebut juga dengan lidah strawberry;
  5. Telapak tangan dan telapak kaki berwarna kemerahan disertai kulit yang mengelupas;
  6. Ruam kulit dengan banyak bentuk;
  7. Sakit sendi dan terjadi pembengkakan di bagian tubuh.

Anak dengan penyakit kawasaki sering mengalami komplikasi aneurisma arteri koroner pada jantung yang apabila tidak segera diobati akan pertambah parah dan dapat menyebabkan kematian. Belum diketahui cara pencegahan untuk penyakit kawasaki ini, namun pencegahan yang dapat dilakukan hanya untuk menghindari pemburukan dari kerusakan jantung. 

Orang tua yang memiliki anak penderita penyakit Kawasaki harus sering periksa ke dokter dan minum obat secara teratur serta rutin melakukan pemantauan terhadap kondisi jantung. Pengamatan pada penderita penyakit Kawasaki dengan riwayat aneurisma koroner berat dilakukan jangka panjang dan bahkan seumur hidup. 

Oleh karena itu, bagi Sobat yang mempunyai adik atau anak yang memiliki gejala penyakit Kawasaki segera lakukan konsultasi kepada dokter yang berkompeten di bidangnya, terutama dokter yang pernah menangani penyakit ini. Bila tidak segera ditindak lanjuti, akan menimbulkan efek yang lebih berat dan mematikan, lo, Sobat. Apalagi penyakit ini termasuk penyakit langka yang belum diketahui penyebabnya hingga saat ini. 

Nah, Sobat, semoga akan ada pemahaman lebih baik lagi mengenai penyakit ini, ya, agar yang menderita penyakit ini dapat segera disembuhkan dan penyakit ini juga dapat dicegah tingkat kejadiannya. 

Editor: Khairatun Hisan

- Advertisement -

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Share article

Latest articles