
Penulis: Muhammad Alvridho Prayoga
Ada kata motivasi yang melekat hingga kini, “hari ini lebih baik daripada hari kemarin” sudahkah kita seperti itu? Melakukan hal yang terbaik, mengisi hari-hari dengan kegiatan positif, ditambah berkumpul untuk menambah ilmu. Banyak hal yang harus dievaluasi, malulah kita seperti itu, mulai beranjak dewasa, umur kedua orang tua makin menua, dan kita belum jadi apa-apa.
Tahun baru menuai ucapan kebahagiaan dan ucapan kekecewaan. Jadi, bagaimana penyelesaiannya agar bisa menyadarkan kita semua. Ada beberapa cara agar kita bisa sadar bahwa kita belum jadi apa-apa karena kita tidak tahu mau jadi seperti apa, dan kemana tujuan mimpi kita nantinya. Mungkin penulis bisa bagikan kegiatan sehari-hari yang dapat mengembalikan semangat ucapan tahun baru.
- Tantangan pada diri
Halo Sobat Kreatif! Yuk, buat lis keseharian kita mau mengerjakan apa saja, bikin projek apa aja. Perencanaan yang matang akan membuahkan hasil yang sempurna. Kalau yang suka menulis, coba bikin satu hari satu halaman atau satu hari satu motivasi. Bisa juga, mengikuti kegiatan-kegiatan di luar sana, seperti halnya webinar dan sebagainya. Itu dapat membantu pola pikir kita, kemana yang akan kita tuju akhirnya.
- Komitmen
Sulit rasanya melakukan kegiatan tanpa ada perjanjian dalam diri sendiri. Ketika seseorang sudah menempatkan komitmennya, ia berusaha membuat perjanjian atau keterikatan, baik kepada diri sendiri maupun kepada orang lain yang tercermin dalam tindakan perilaku tertentu yang dilakukan secara sukarela maupun terpaksa.
Komitmen juga berhubungan dengan kata konsekuen, di mana artinya apa yang telah dijanjikan atau direncanakan, harus dilakukan atau diselesaikan. Sehingga, seseorang yang memiliki komitmen akan bertanggungjawab terhadap sesuatu yang telah direncanakan atau dijanjikannya. Ketika komitmen tersebut sudah kuat, halangan dan rintangan saat ini akan mudah dijalankan.
- Apresiasi
Beri penghargaan pada diri sendiri adalah hal yang utama. Kasih pencapaian yang diberikan untuk diri, agar lebih semangat kembali untuk melaksanakan target/impian yang kita dambakan. Hal ini juga dapat meningkatkan nilai kehidupan pada diri sendiri. Dengan memberi apresiasi kepada diri sendiri, akan mengubah pola pikir dan suasana hati menjadi lebih baik.
- Evaluasi
Dalam suatu pembelajaran, ada yang namanya tujuan. Tujuan itu menjadi acuan dalam melaksanakan pendidikan, dan setelah tujuan itu diadakannya suatu evaluasi. Evaluasi adalah proses. Di mana proses itu untuk menilai sejauh mana tujuan itu telah terlaksana. Dengan adanya evaluasi memberikan kemudahan untuk mengetahui apa saja yang kurang atau belum terlaksananya suatu tujuan.
Evaluasi ini sebenarnya untuk mengetahui perkembangan dari waktu ke waktu atau kemajuan dari yang sebelumnya. Untuk mengetahui suatu kualitas dari tujuan yang ditentukan itu dari suatu yang namanya evaluasi. Karena tanpa adanya evaluasi maka tidak akan ada yang namanya perubahan yang menjadi lebih baik dari sebelumnya.
Editor: Miftahul Zannah

