
Penulis: Dicky Pratama
Apakah kamu punya mimpi? Pasti di antara kalian mempunyai mimpi ataupun cita-cita yang ingin diraih. Apakah mimpi kamu besar? Mungkin sebagian dari kalian memiliki mimpi yang besar. Apakah mimpi itu sudah menjadi kenyataan? Rasanya belum semua dapat diwujudkan. Lalu, hal besar apa yang sudah kalian lakukan? Aku tahu kalian sibuk hingga tidak bisa melakukan hal yang besar tersebut.
Baca Juga: Perkuat Mental, Jangan Mudah Menyerah
Tidak masalah, yang salah itu pertanyaannya, bukan kamu. Seharusnya, pertanyaannya ialah hal kecil apa yang sudah kamu lakukan untuk mimpimu? Yah benar. Inilah yang seharusnya dipertanyakan. Kita selalu sepele dengan hal kecil. Padahal, dengan melakukan hal kecil, pegaruhnya sangat besar dalam kehidupan.
Ketika kamu menunda pekerjaan selama 5 menit, mungkin dalam pikiranmu, 5 menit adalah bilangan yang kecil. Namun, jika selama satu bulan kebiasaan itu terus dilakukan, maka waktu yang terbuang selama 5 menit sehari, akan menjadi 150 menit. Lalu, bagaimana jika lebih dari 5 menit dalam satu hari? Berapa waktu yang kamu buang selama setahun? Bilangan itu akan semakin besar. Mungkin, dengan 150 menit kamu sudah bisa memanfaatkannya untuk membaca, menulis, atau mengerjakan sesuatu hal untuk mimpimu.
Hal yang kecil, akan membawamu pada perubahan besar. Kebiasaan yang kamu ubah satu persen setiap hari, akan mengubah kepribadian menjadi lebih baik. Kebiasaan-kebiasaan kecil itu pula akan menjadikan identitasmu. Misalnya, mulailah dengan membiasakan tidur tepat waktu dan membersihkan tempat tidur setelah bangun. Hal sekecil ini kadang selalu diabaikan, namun, ketika waktu tidurmu terpenuhi, kamu akan lebih fokus untuk melakukan hal yang lebih besar. Melihat tempat tidur yang bersih saat pulang, akan menenangkanmu dari masalah yang kamu hadapi seharian.
Lalu, apa hubungannya dengan mimpi yang besar? Kebiasaan kecil ini merupakan sistem yang harus kamu perbaiki. Misalnya, kamu ingin menjadi seorang TNI (Tentara Negara Indonesia), tapi pola hidupmu tidak teratur. Kamu ingin membangun usaha, tapi tidak mau memperbaiki hal-hal kecil dalam hidup. Fokuslah, pada sistem yang kamu jalani. Saat menjadi seorang penulis, jangan fokus pada jumlah seberapa banyak tulisan, tapi fokuslah untuk selalu menulis setiap hari. Pemain sepak bola, tidak akan memfokuskan pandangannya ke papan skor. Mereka akan fokus pada setiap strategi yang akan dilakukan.
Kembali kepada hal yang kecil. Sebuah bangunan yang kokoh dan indah, awalnya berasal dari sebutir pasir yang kecil. Tidak ada alasanmu untuk menunda mimpi, karena belum melakukan hal yang besar. Menghargai yang kecil merupakan hal besar yang sudah kamu lakukan.
Baca Juga: Keikhlasan dari Hati sebagai Kunci Pencapaian dalam Belajar
Editor: Aqlia Matslina Fattah

