Wajib Tahu! Ternyata Kebisingan Lalu Lintas Bahayakan Kesehatan

- Advertisement - Pfrasa_F
(Foto: Dok. Internet greenlab.co.id)

Penulis: Khayrani Ramadani

Kebisingan lalu lintas menjadi salah satu bentuk polusi yang sering diabaikan, padahal dampaknya sangat serius terhadap kesehatan manusia. Bunyi bising dari kendaraan, klakson dan mesin dapat memengaruhi kualitas hidup, baik secara fisik maupun mental. Berbagai dampak negatif akan memengaruhi kesehatan, terutama bagi mereka yang tinggal di wilayah perkotaan dengan tingkat lalu lintas yang padat.

Baca Juga: Pesona Soft Spoken di Era Modern

Biasanya, suara bising sering ditimbulkan oleh kendaraan seperti kereta api, mobil, motor dan truk yang selalu beraktivitas hingga larut, bahkan dini hari di saat semua orang beristirahat. Kebisingan lalu lintas secara terus menerus dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan, juga dampaknya akan terus-menerus terasa selama rumah atau tempat tinggalnya masih di sekitar jalan lintas.

Terdapat beberapa akibat yang disebabkan oleh bisingnya lalu lintas ini antara lain:

  • Gangguan Pendengaran

Dilansir dari herminahospitals.com menyatakan, bahwa paparan suara keras terus-menerus dapat merusak sel-sel rambut di telinga bagian dalam. Sel-sel rambut ini memiliki fungsi vital dalam mengirimkan sinyal suara ke otak, jika terjadi kerusakan pada sel-sel ini dapat menyebabkan gangguan pendengaran yang bersifat permanen. Dalam beberapa kasus, kerusakan ini tidak hanya mempengaruhi kemampuan seseorang untuk mendengar, tetapi, juga dapat mengganggu kemampuan untuk berkomunikasi secara normal.

  • Gangguan Tidur 

Suara bising kendaraan di malam hari, dapat membangunkan kita dari tidur lelap. Hal ini akan berdampak pada kesehatan fisik dan mental seseorang, seperti meningkatkan kelelahan, memengaruhi daya konsentrasi saat belajar karena mengantuk, mudah tersinggung, dan kesehatan mental yang buruk. Apabila kurang tidur masih berlanjut di hari-hari berikutnya, maka penyakit lain yang timbul adalah peningkatan penggunaan obat tidur, tekanan darah tinggi, penambahan berat badan, diabetes tipe 2, dan beberapa jenis kanker.

  • Berisiko Terkena Penyakit Jantung 

Melansir dari forcetechnology.com menjelaskan, bahwa kebisingan lalu lintas adalah pembunuh yang lambat. Kebisingan berkepanjangan akan melepaskan hormon stres, nantinya hormon stres menyebabkan tekanan darah naik. Tekanan darah tinggi adalah faktor utama penyakit jantung dan strok, akibatnya terjadilah kematian dini.

Sudah banyak kasus meninggal akibat suara bising kendaraan seperti ditahun 2003, Badan Perlindungan Lingkungan Denmark memperkirakan bahwa 200-500 warga Denmark meninggal sebelum waktunya setiap tahun, akibat terpapar kebisingan lalu lintas. Namun, penelitian terbaru menunjukkan angka yang jauh lebih tinggi. Dan hasil baru terus disajikan mengenai dampak kebisingan lalu lintas, yang secara bertahap membuat kita lebih cerdas.

  • Depresi dan Kecemasan

Paparan kebisingan yang berlebihan dalam waktu yang lama dapat menyebabkan timbulnya perasaan tertekan, marah berlebihan atau kecemasan yang berkepanjangan, sehingga dapat mempengaruhi kesejahteraan mental seseorang. Kondisi ini, sering kali memperburuk kualitas hidup dan dapat mempengaruhi kemampuan berinteraksi seseorang dalam menjalani aktivitas sehari-hari.

  • Berdampak ke Tumbuh Kembang Bayi dan Anak-Anak

Anak-anak yang terpapar kebisingan lalu lintas secara terus-menerus dapat mengalami gangguan dalam berkembang, kemampuan berbicara melambat dan kesulitan dalam memahami pelajaran. Mereka juga berisiko lebih tinggi, untuk mengalami masalah kesehatan mental di kemudian hari. Oleh karena itu, kebisingan lalu lintas menjadi masalah yang harus diperhatikan, terutama dalam lingkungan yang padat penduduk dan memiliki tingkat kebisingan tinggi.

Baca Juga: PSSI Memecat Shin Tae Yong, Apa Alasannya?

Editor       : Aqlia Matslina Fattah 

- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Share article

Latest articles