“Hentikan Politik Dinasti!” Aksi Unjuk Rasa Tolak RUU Pilkada di DPRD Sumut

- Advertisement - Pfrasa_F

Penulis: Muhammad Fauzan Barokah

Massa berkumpul di Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumatra Utara (Sumut) demi beberapa tuntutan, salah satunya adalah agar Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) tidak mengintervensi proses putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terhadap Pilkada 2024. Seluruh elemen masyarakat mulai dari mahasiswa, jurnalis, dan rakyat biasa, marah akibat putusan DPR yang terkesan menjegal putusan MK untuk Rancangan Undang-Undang (RUU) Pilkada 2024.

Baca Juga: Mie Ayam Jamur Haji Mahmud Adakan Lomba 17-an Sebelum Bekerja

Ucapan yang dilontarkan oleh para demonstran kini mulai membara, terdengar nada-nada kekecewaan terhadap wakil rakyat yang seharusnya memihak kepada rakyat, tetapi malah terkesan memihak kepada petinggi negara. Terlihat juga, para demonstran membawa spanduk yang dicoret dengan cat semprot bertuliskan “Tolak Politik Dinasti Jokowi” “Dewan Pengkhianat Rakyat” dan sebagainya.

Demo terus berlangsung, tepat di atas mobil bak terbuka itu, satu per satu rakyat menyampaikan aspirasinya dengan marah, kecewa, sindiran, dan penuh harapan. Agar para petinggi ini sadar untuk menjadi pelindung rakyat, bukan penghancur rakyat Indonesia. Makin matahari naik di atas kepala, makin ramai para demonstran berdatangan dari berbagai kelompok untuk ikut memberikan suaranya.

Perjuangan sedikit berbuah manis. Setelah sekian lama berteriak dan memberikan kritik, serta aspirasinya ke arah Gedung DPRD Sumut itu, Sutarto, Ketua DPRD Sumut, akhirnya keluar untuk menanggapi aksi demonstrasi. Awalnya ia hanya menatap sambil mendengarkan kata-kata yang disampaikan seorang demonstran di atas mobil bak terbuka itu menggunakan pelantang  bervolume besar.

Akhirnya, Sutarto membuka suaranya dan ia mengatakan sudah mendengarkan keluh kesah, serta kekhawatiran rakyat, tentang apa yang sedang terjadi. Ia setuju untuk menyampaikan aspirasi-aspirasi rakyat kepada pemerintah pusat. Merasa tidak puas, para demonstran sudah menyiapkan selembar kertas yang berisi beberapa tuntutan mereka, agar ditandatangani oleh Sutarto sebagai kesepakatan bersama.

Ketua DPRD Sumut itu pun setuju untuk menandatangani kertas tersebut. Setelah ditandatangani, kertas itu di bawa oleh Ady Kemit selaku pimpinan aksi demo, dan memberitahukan kepada seluruh demonstran untuk menangkap dokumentasi tersebut.

Baca Juga: Intip Keseruan Medan Digi Festival 2024

Editor      : Muhammad Daffa

- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Share article

Latest articles