
Medan, Dinamika Online – (20/05) Puluhan mahasiswa IAIN Sumatera Utara menggelar aksi demonstrasi di depan gedung Biro hari ini, sekitar pukul 10 wib. Aksi ini dimulai dengan mengelilingi kampus sambil berorasi menyatakan tuntutan mereka kepada pihak birokrat kampus. Mereka menuntut berbagai fasilitas, terutama baju almamater untuk mahasiswa stambuk 2012 yang tak kunjung diberikan.
“Sudah hampir setahun mahasiswa semester II kuliah di sini, tapi belum dapat almamater. Kami mau almamater yang berkualitas, bukan almamater seperti tahun lalu. Ini bukan almamater. Ini jaket tukang becak,†ucap salah seorang mahasiswa yang berorasi.
Selain menuntut almamater, mereka juga menuntut fasilitas lainnya, seperti perbaikan air dan listrik yang sering mati, fasilitas masjid Al-Izzah, fasilitas Aula Lantai 1, suara mesin babat yang menggangu mahasiswa belajar, orang-orang yang tidak berpakaian islami agar tidak diberi izin masuk dan pengurusan asuransi yang sulit.
Rektor Hadapi Mahasiswa
Setelah mahasiswa yang melakukan aksi demo menolak untuk berunding di ruangan bersama rektor dan pejabat birokrat. Rektor IAIN SU, Nur Ahmad Fadhil Lubis turun menghadapi mahasiswa didampingi oleh beberapa pejabat di antaranya, Wakil Rektor III, kepala bagian Humas, Kepala Bagian Peralatan dan Rumah Tangga, Wakil Dekan III Tarbiyah, dan Ketua Panitia Pengadaan Barang di IAIN SU dan menjawab satu per satu tuntutan dari mahasiswa.
“Pada hari ini akan dilaksanakan kontrak antara IAIN SU dengan tukang jahit. Setiap tahun kita mengadakan desain dan perbaikan. Jadi, tahun ini jaket yang dihasilkan itu adalah betul-betul jaket almamater. Tahun ini ada sekitar 2.222 jaket sehingga maksimal pengerjaannya selama 60 hari. Kita usahakan sebulan yang akan datang mahasiswa semester II pada tahun ini sudah memiliki jaket almamater,†ungkap Moraluddin Harahap selaku ketua panitia pengadaan barang IAIN SU.
Belum Puas
Khairullah Matondang selaku koordinator aksi mengaku belum puas mengenai jawaban yang diberikan pihak rektorat. “Kenapa baru hari ini ditandatangani kontrak?†ungkap mahasiswa PMM semester VIII itu.
Khairullah mengultimatum kepada pihak birokrat apabila sampai hari wisuda yang akan dilaksanakan pada tanggal 22 Mei Aula Lantai 1 tidak dibersihkan dan pamflet yang mengumumkan bahwa orang yang masuk ke daerah IAIN SU agar berakhlak dan berpakaian islami tersebut belum juga dipindahkan kedepan gerbang IAIN SU, maka mereka akan melakukan aksi demo kembali pada hari wisuda tersebut.
Reporter     : Syarifah Maryana, Mardiani Pane
Fotografer : Nasrullah
Editor       : Rohani


smoga kampus tercintaku smakin baik.. Aminn..
mantap wak,
ini berita panas x bah…
lanjutkan, tuntut hak-hak mahasiswa agar tidak terzalimi oleh para pejabat kampus…
Hidup mahasiswa..
kembalikan hak kami…
wuiss,, sangar nih! lanjutkan perjuangan kawan – kawan!