
Medan, Dinamika Online–Sehubungan dengan dilaksanakannya Asesmen Lapangan (AL) Tadris Ilmu Pengetahuan Sosial (TIPS), seluruh kegiatan akademik Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) UIN SU dilangsungkan secara daring mulai dari 22–24 Mei 2025. Arahan tersebut tercantum dalam pengumuman FITK Nomor 302 Tahun 2025.
Khairil Azmi, salah satu Mahasiswa FITK Program Studi (Prodi) Pendidikan Agama Islam (PAI), mengungkapkan bahwa menurutnya kebijakan perkuliahan secara daring tidak sepenuhnya efektif terhadap pembelajaran mahasiswa.
Baca Juga: Jelang KKN Reguler, Kepala Pusat PKM LP2M UIN SU Jelaskan Regulasi Pelaksanaan
”Saya paham seberapa pentingnya kegiatan AL dalam proses akreditasi prodi, khususnya bagi FITK. Namun, kebijakan perkuliahan daring yang kembali diterapkan selama masa asesmen ini kurang efektif terhadap pembelajaran mahasiswa, terlebih dalam beberapa semester terakhir ini, mahasiswa sudah cukup sering menjalani kuliah daring,” ungkapnya.
Selanjutnya, ia juga menjelaskan bahwa tentu dari dosen maupun mahasiswa sudah menyesuaikan diri dengan sistem daring. Namun, keterbatasan jaringan kerap menjadi kendala saat melaksanakan perkuliahan.
”Dosen dan mahasiswa memang telah berupaya menyesuaikan diri dengan sistem daring. Namun, keterbatasan teknis seperti jaringan yang tidak stabil, kurangnya interaksi langsung, serta minimnya pengawasan dalam proses belajar kerap menjadi kendala yang cukup serius,” lanjutnya.
Tak jauh dari itu pula, Ilham Ramadhan, Mahasiswa Prodi Tadris Ilmu Pengetahuan Sosial sendiri turut setuju dengan pendapat tersebut. Menurutnya, lebih baik Mahasiswa Tadris IPS sajalah yang melaksanakan perkuliahan secara daring
”Mengenai kegiatan akademik yang dilakukan secara daring saat pelaksanaan AL oleh Tadris IPS, lebih baik jika yang bersangkutan saja yang memang perlu dilakukan perkuliahan secara daring. Contohnya Tadris IPS yang akan melaksanakan AL, maka mahasiswa Tadris IPS yang berhak mengikuti kegiatan perkuliahan secara daring,” ucapnya.
Lebih lanjut, Ilham mengaku senang dengan AL yang akan dilaksanakan oleh Tadris IPS. Ia turut bersyukur sebab prodi mengalami kemajuan yang cukup pesat terutama dalam bidang akreditasi.
”Tentunya, saya sangat senang sebab prodi kami mengalami kemajuan yang cukup pesat, terutama di bidang akreditasi. Semoga, akreditasi lapangan Tadris IPS ini berjalan dengan lancar dan baik. Semoga dengan adanya akreditasi ini, Tadris IPS lebih mudah lagi mencapai visi dan misi serta tujuan yang dicita-citakan,” ungkapnya.
Baca Juga: Mahasiswa Terkendala Kelompok KKN, Kepala Pusat PKM Sampaikan Solusinya
Reporter: Wira Wiyana Sari dan Rizkiani Fadhila
Editor: Safna Dawita

