Dukung MBKM, Prodi PMI UIN SU Adakan Pertukaran Mahasiswa ke Kesos USU

- Advertisement - Pfrasa_F
(Foto: Dok. Istimewa)

Medan, Dinamika Online–Program Studi (Prodi) Pengembangan Masyarakat Islam (PMI) Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK) UIN SU kembali melaksanakan program pertukaran mahasiswa dengan Prodi Kesejahteraan Sosial (Kesos), Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Sumatera Utara (USU). Program tersebut berlangsung pada Senin, 23 Februari 2026, di Aula FISIP USU.

Wakil Dekan III FDK UIN SU, Prof. Dr. Anang Anas Azhari, M.A., menjelaskan bahwa pertukaran mahasiswa ini didasarkan pada kerja sama resmi, mulai dari nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU), perjanjian kerja sama (Memorandum of Agreement/MoA) tingkat fakultas, hingga perjanjian pelaksanaan (Implementation Agreement) sebagai penggerak berbagai program kolaborasi.

Baca Juga: Perkuat Pembinaan Spiritual, FDK UIN SU Resmikan Program Tahfiz dan Tahsin

“Kerja sama antara UIN SU dan USU telah dituangkan dalam MoU, MoA di tingkat fakultas, serta Implementation Agreement. Hal ini menjadi dasar pelaksanaan berbagai kegiatan, salah satunya pertukaran mahasiswa untuk memperkuat program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM),” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menambahkan program pertukaran mahasiswa diharapkan dapat memberikan dampak terhadap peningkatan akreditasi melalui rekognisi kerja sama dengan FISIP USU, sekaligus membentuk kematangan mahasiswa melalui perpaduan teori dan praktik lapangan.

“Salah satu hasil yang diharapkan adalah peningkatan akreditasi melalui rekognisi kerja sama antara FDK UIN SU dengan FISIP USU. Selain itu, program ini juga diharapkan dapat meningkatkan kematangan mahasiswa melalui kombinasi pembelajaran teori dan pengalaman praktik,” lanjutnya.

Senada dengan hal tersebut, Ketua Prodi PMI, Dr. Khatibah, M.A., menyampaikan bahwa pertukaran mahasiswa tidak hanya terbatas pada perkuliahan, tetapi juga mencakup pengabdian kepada masyarakat dan penelitian bersama sebagai bentuk penguatan akademik serta adaptasi lintas budaya kampus.

“Program ini telah berjalan sejak awal 2024. Pertukaran mahasiswa tidak hanya berfokus pada perkuliahan, tetapi juga melibatkan kolaborasi pengabdian kepada masyarakat. Mahasiswa diharapkan dapat merasakan pengalaman belajar di lingkungan yang berbeda dengan latar budaya yang beragam,” jelasnya.

Sementara itu, Mahasiswa PMI Semester VI, Fakhirah Qonita Arroyani, menilai program tersebut memberikan pengalaman baru sekaligus tantangan bagi mahasiswa. Ia mengungkapkan meskipun terdapat kendala biaya dan jarak tempuh, program ini tetap memberikan dampak positif dalam memperluas relasi dan wawasan akademik.

“Menurut saya, pertukaran mahasiswa PMI dengan Kesos sangat bermanfaat karena dapat mempererat silaturahmi, mendukung peningkatan akreditasi, serta telah berjalan selama tiga tahun berturut-turut. Namun, terdapat pro dan kontra terkait biaya transportasi karena jarak antara USU dan UIN SU cukup jauh. Di sisi lain, mahasiswa mendapatkan pengalaman dan relasi baru,” ujarnya.

Baca Juga: Sambut Pembelajaran di Bulan Ramadan, UIN SU Terbitkan Surat Edaran

Reporter: Khairussyifa Auliya dan Rifqi Baihaqi Tanjung

Editor: Dinda

 

- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Share article

Latest articles