
Medan, Dinamika Online–Tropicana Slim mengadakan kampanye Beat Diabetes secara serentak pada 13 April 2025 di 41 kota se-Indonesia, salah satunya di Medan yang berlokasi di Nutrihub Medan. Acara bertema “Anti LEBAR-an, Setelah Lebaran” ini dihadiri oleh 30 peserta dari kalangan dewasa di Kota Medan.
Dea, selaku panitia, menjelaskan tujuannya diadakan kegiatan ini. Melalui kegiatan ini, dihimbau agar masyarakat kota Medan waspada terhadap diabetes dengan menjaga pola makan setelah lebaran.
Baca Juga: Koperasi Pers Indonesia Sumut Adakan Coffee Morning
“Kami dari Tropicana Slim, mengadakan acara ini untuk mengingatkan warga Medan agar waspada terhadap bahaya diabetes dan menjaga pola makan. Kami juga memberikan tip agar tidak mengalami kenaikan berat badan setelah banyak mengonsumsi makanan selama lebaran,” jelasnya.
Noviana Halim, selaku Brand Manager Tropicana Slim, mengatakan bahwa program ini telah memberikan banyak informasi baru kepada masyarakat mengenai dampak diabetes. Selain itu, program ini telah banyak bekerja sama dengan organisasi dan komunitas eksternal.
“Kampanye #BeatDiabetes telah kami lakukan secara konsisten sejak 2018 sebagai bentuk komitmen Tropicana Slim dalam mengedukasi masyarakat untuk hidup sehat dan mengurangi risiko diabetes. Puncak kampanye #BeatDiabetes menggandeng berbagai komunitas dan organisasi kesehatan, dengan beragam rangkaian acara,” jelasnya.
Di sisi lain, Dila, salah satu peserta, mengungkapkan kesan positif yang didapat, seperti pengetahuan baru tentang kesehatan dan cara menjaga tubuh. Ia berharap agar acara seperti ini lebih sering diadakan di Medan, khususnya untuk anak muda agar lebih rajin berolahraga.
“Saya suka, seru, dan bagus, karena kegiatan Pound Fit ini dilaksanakan di dalam ruangan. Kebetulan ada talkshow-nya juga, jadi menambah pengetahuan tentang kesehatan, diabetes, dan tip agar berat badan ideal. Kami juga diberi fasilitas pemeriksaan kesehatan, dan bermain gim. Semoga acara seperti ini, lebih banyak diadakan agar anak muda lebih rajin berolahraga,” ungkapnya.
Baca Juga: Singgung Perang Dagang Internasional, Pengamat Ekonomi Beri Tanggapan
Reporter: May Hasanah dan Filza Frilatia Bahri
Editor: Ummy Syafitri

