Rayakan Alam, LPM Teropong UMSU Gelar Seminar Jurnalistik Lingkungan

- Advertisement - Pfrasa_F
(Kamerawan: Muhammad Fauzan Barokah)

Medan, Dinamika Online–Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Teropong Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) menggelar seminar dengan tema “Rayakan Alam Lewat Lensa Jurnalistik” di Taman Budaya Medan, pada Sabtu, 23 Agustus 2025. Acara ini merupakan bagian dari rangkaian TR Exhibition 2025 yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran lingkungan melalui karya jurnalistik mahasiswa.

Dr. Ribut Priyadi, S.Sos., M.I.Kom., Wakil Rektor Bidang Humas UMSU, dalam sambutannya mengungkapkan bahwa acara ini memberikan pelajaran penting mengenai alam dan lingkungan. Ia berharap, kegiatan semacam ini dapat menumbuhkan kesadaran generasi muda akan pentingnya menjaga kelestarian alam.

Baca Juga: Creshome Ajak Generasi Muda Jelajahi Sejarah Medan Lewat Heritage Tour

“Acara ini bukan sekadar seminar, tetapi juga pengalaman yang membuka wawasan kita tentang bagaimana lingkungan perlu dijaga. Sekecil apa pun hal positif yang kita lakukan akan memberi dampak besar di masa depan. Kehadiran mahasiswa di acara ini menunjukkan kesediaan mereka untuk belajar dan berbagi pengalaman,” ungkapnya.

Sementara itu, Winanda Salsabila, Pemimpin Umum LPM Teropong, mengatakan kegiatan ini diselenggarakan sebagai wadah untuk menambah pengalaman, serta memperluas pemahaman mengenai jurnalisme lingkungan. Menurutnya, isu tersebut masih jarang diangkat melalui seminar maupun diskusi terbuka.

“Acara ini kami adakan agar teman-teman dapat lebih memahami apa itu jurnalisme lingkungan. Topik ini masih jarang dibahas, padahal penting untuk kita pelajari dan waspadai bersama. Harapannya, hasil dari seminar ini bisa diaplikasikan oleh LPM lain maupun organisasi mahasiswa lainnya,” katanya.

Selaras dengan itu, Mita, salah satu peserta seminar, mengaku mendapat banyak perspektif baru dari materi yang disampaikan. Ia menyebut fotografi tidak hanya sebatas hobi, tetapi juga bisa berfungsi sebagai media kritik terhadap isu-isu lingkungan.

“Dari seminar ini saya sadar kalau fotografi di jurnalistik ternyata punya cerita dan dampaknya sendiri. Tidak hanya sekadar memotret alam, tetapi juga bisa jadi media kritik terhadap pemerintah sekaligus mengingatkan kita semua supaya lebih peduli dengan satwa liar dan lingkungan sekitar,” tuturnya.

Baca Juga: Demo Aksi Kamisan, Tuntut Penyelesaian Kasus Pelanggaran HAM di Sumut

Reporter: Nazwa Rahma Fitri

Editor: Ummy Syafitri

- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Share article

Latest articles