Medan, Dinamika Online–Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag) mengeluarkan Surat Edaran (SE) No. I Tahun 2024 tentang panduan penyelenggaraan Ibadah Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri 1445 H/2024. Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) wilayah Sumatra Utara (Sumut) Dr. H. Ardiansyah LC., M.A. memberikan tanggapan ketika diwawancarai secara langsung pada Selasa, 18 Maret 2024.
Menanggapi SE tersebut, Dr. H. Ardiansyah mengungkapkan bahwasa keluarnya SE ini dikarenakan adanya penyalahgunaan pada pengeras suara, terutama ketika ingin mengingatkan waktu sahur yang terkesan seperti berteriak.
“Kalau kita merujuk pada SE ini, pasti ada keresahan terhadap penggunaan pada pengeras suara. Setelah itu dugaan saya lebih kepada pengeras suara ketika hendak membangunkan orang sahur yang terkesan seperti berteriak. Tentunya hal ini perlu diatur dengan baik,” ungkapnya.
Baca Juga: Uang Ma’had Tidak Kunjung Dikembalikan, Mahasiswa FSH Lakukan Aksi Demo
Lebih lanjut, beliau berharap masayarakat Kota Medan dapat mematuhi SE tersebut dengan baik. Selain itu beliau juga berpesan agar bulan Ramadan ini digunakan untuk meningkatkan amal ibadah.
“Kewajiban kita untuk mengikuti perintah mereka apabila sesuai dengan perintah Allah dan Rasulnya. Kepada masyarakat juga diharapkan kita beribadah sebaik-baiknya, begitupun di Ramadan berikutnya, kita gunakan waktu kita dengan baik juga.” lanjutnya.
Salah satu Mahasiswa UIN SU Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK), Fadhilah Khairiyah juga berharap dengan munculnya SE tersebut kekompakan dan persatuan masyarakat dapat terjaga dengan baik.
“Harapannya agar kekompakan kita makin terjalin, persatuan dan kesatuan tetap terjaga, dan sebagai warga yang baik mengikuti arahan pemerintah dengan catatan arahan itu membawa ke hal yang positif bagi masyarakat Indonesia,” harapnya.
Baca Juga: UIN SU Duduki Peringkat ke-6 PTKIN Terbaik se-Indonesia Versi EduRank
Reporter: Nafiis Satria Pratama dan Sofia Ranti Tumangger
Editor : Muhammad Daffa

