
Medan, Dinamika Online–Hujan lebat yang berlangsung pada Rabu, 9 Agustus 2023 mengakibatkan wilayah sekitaran Jalan William Iskandar Pasar V Medan Estate, Kecamatan Percut Sei Tuan, Sumatra Utara, tergenang banjir. Tinggi air diperkirakan mencapai 20 sentimeter atau setara dengan sejengkal di atas mata kaki.
Genangan air yang terjadi akibat hujan deras yang berlangsung sekitar satu jam ini juga berdampak pada pedagang di sekitaran jalan tersebut. Di samping itu, kondisi jalanan juga dipenuhi dengan kemacetan serta mogoknya kendaraan para pengendara yang melintasi jalan akibat banjir.
Baca Juga: Social Bread, Kantor UMKM Kolaborasi dengan Konten Kreator
Satu di antara Pedagang Unit Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang terdampak banjir mengeluh akibat seringnya tergenang air di wilayah sekitaran UIN SU dan UNIMED ini. Menurutnya, belum ada tindak lanjut dari pemerintah mengenai banjir.
“Saya sudah berjualan sejak 2017 dan banjir terus melanda setiap hujan deras, pemerintah pun tidak ada tindak lanjut mengenai hal ini. Mereka hanya bertanya-tanya yang kemudian mendatangkan sembako untuk kami. Namun, hal itu tidak menutup kerugian sebab jualan kami tidak laku saat banjir,” keluh Muslim Hutabarat.
Melihat dari sisi lain, Edo Prasetiawan dari Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Medan mengakui seringnya terjadi banjir saat hujan lebat di wilayah itu. Tak berhenti di situ, ia memberikan saran serta solusi agar pemerintah segera menindaklanjuti.
“Di daerah sini sering terjadi banjir saat cuaca ekstrem, hujan yang lebat menjadikan potensi banjir meningkat. Barangkali Pemerintah Kota Medan dapat menindaklanjuti hal ini dengan membuat saluran air yang lancar sehingga pengguna jalan dapat melewatinya dalam keadaan aman,” katanya.
Baca Juga: Pembukaan Prodi Gizi, WR I: Ini Tanda FKM Mengalami Perkembangan
Reporter: Rika Wulandari dan Umaira Sabila
Editor: Kauria Rawia

