
Penulis: Syifa Anggraini
Siapa disini yang tidak asing lagi dengan penjualan secara siaran langsung. Siaran langsung kini jadi tren baru untuk memasarkan produk. Tentunya penjualan secara siaran langsung dapat meningkatkan keuntungan serta dapat meningkatkan interaksi langsung antara produk yang dijajakan dan konsumen. Produk yang ditawarkan dapat terlihat secara langsung jadi pembeli tidak ragu untuk membeli produk tersebut. Ditambah lagi dengan potongan harga besar-besaran yang diberikan untuk menarik konsumen.
Penjualan melalui siaran langsung menghadirkan pemasaran online sebagai wujud dari bentuk penyesuaian terhadap perkembangan. Menurut laman Vimeo Streaming, 80% pengunjung ternyata justru lebih tertarik menonton siaran langsung dibandingkan membaca tulisan panjang di blog. 82% audiensi juga lebih menyukai live video dari brand dibandingkan postingan sosial. Hal ini pun meningkatkan penjualan sebesar 97% dan 139% kesadaran akan merek tertentu. Selain itu penerapan siaran langsung yang kreatif tidak hanya berhasil menarik minat masyarakat, melainkan menarik mitra bisnis untuk bergabung sebagai tindakan mengikuti tren digital populer.
Baca Juga: Perlindungan Hukum bagi Anak Korban Kekerasan Seksual
Semakin berkembangnya penjualan secara live streaming membuat salah satu Youtuber bernama Edho Zell mengembangkan bisnisnya untuk membangun salah satu platform yang bernama Social Bread. Platform ini didirikan sejak tahun 2020 dengan teman-teman yang memiliki visi yang sama dengannya. Edho Zell dibantu dengan teman-temannya yaitu Tirza Lydia, Ester Jeanette dan Messiah Faykusah sepakat mendirikan Social Bread.
Memiliki pengalaman lebih dari dua tahun dalam bidang Digital Marketing/Creative Industry dan telah bekerja sama dengan lebih dari 100 UMKM/Local Brand di Indonesia seperti : Sour Sally, Gulu-Gulu, Nyapii, Ventella, Kebab Turki Baba Rafi, Booga-Booga, dan lain-lain. Saat ini juga terdapat 10.000 Influencer yang bergabung dengan Social Bread. Hal ini dikatakan oleh Edho Zell saat podcast bersama Sule.
Melalui platform ini pihaknya menjembatani dan memberikan wadah bagi pelaku UMKM dan pembuat konten atau content creator untuk bersinergi menjalankan aktivitas bisnis digital dan membantu memasarkan produk agar dilirik masyarakat. Awal mula didirikannya Social Bread lantaran banyak pelaku UMKM sulit memasarkan produk dikarenakan belum melek digital serta minim modal sehingga tidak dapat beriklan. Ditambah lagi dengan adanya pandemi yang menghambat salah satu aktivitas penjualan.
Edho Zell bersama ketiga temannya memiliki visi untuk membantu dan memberdayakan SMB dan pemilik merek lokal di Indonesia untuk mengembangkan bisnis di platform digital. Adapun misinya Menciptakan kesetaraan bagi seluruh pemilik Usaha Kecil Menengah (UKM) dari berbagai sektor usaha, Memberikan pengetahuan dan pemahaman tentang pentingnya media sosial untuk mendukung bisnis UKM di Indonesia, serta mengimplementasikan ide dan tren di dunia media sosial sebagai sumber untuk mendukung kehadiran digital UKM.
Tidak hanya penyedia jasa penjualan secara siaran langsung, Social Bread juga hadir untuk membantu UMKM dalam pembuatan konten media sosial Tiktok dan Instagram (Social Media Management) berupa : dua belas kali TikTok Video, empat kali Ig Feeds/ Ig Story (Mirroring TikTok) satu kali sesi photoshoot (lima belas kali hasil foto dengan empat yang akan diunggah, dan sebelas foto akan menjadi hak milik user. Konsep photoshoot berfokus pada 5W1H and what to communicate, user’s experience and Color graded akan diberikan dan menjadi hak milik pengguna).
Hal menarik dari Social Bread, dimana kantor yang memiliki banyak studio dengan masing-masing kreator dan produk yang dijajahkan. Hal ini dapat kita lihat melalui akun TikTok Social Bread pada konten review kantor full influencer. Studio dengan konsep yang berbeda- beda sesuai dengan produk yang akan dijajakan tersusun rapi disertai dengan peralatan siaran langsung yang memadai.
Kini Social Bread telah bertransformasi menjadi startup teknologi yang memberikan solusi terpadu untuk seluruh pemilik bisnis di Indonesia. Nah, untuk teman-teman yang ingin mengembangkan bisnisnya dapat bergabung dengan Social Bread dengan mendaftar pada website https://socialbread.id/.
Baca Juga: Hadapi Anxiety, Temukan Ketenangan dalam Diri
Editor: Kauria Rawia

