
Medan, Dinamika Online–Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) UIN SU melaksanakan kegiatan perkuliahan daring bagi pemakai Gedung Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) berlangsung pada Jumat–Sabtu, 17–18 Mei 2024. Ketetapan ini berkaitan dengan pelaksanaan Asesmen Lapangan (AL) Program Studi (Prodi) Tadris Biologi (TBIO) berdasarkan Surat Edaran (SE) Nomor 204 Tahun 2024.
Baca Juga: Sistem KKN 2024 Timbulkan Pro dan Kontra, Mahasiswa UIN SU Beri Tanggapan
Menanggapi SE tersebut, Nur Aini salah satu Mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa Arab (PBA) semester 6 mengeluh disebabkan dirinya cukup merasa terganggu karena ini bukan pertama kalinya perkuliahan dilakukan secara daring karena adanya AL Prodi.
“Sebagai mahasiswa yang menempati Gedung SBSN, saya cukup terganggu karena setiap kali adanya AL Prodi, selalu memakai Gedung SBSN, seharusnya UIN SU bisa saja memakai gedung lainnya, dan mengingat di bulan Mei ini banyak tanggal merah, sehingga cukup menganggu perkuliahan mahasiswa jika dilakukan daring kembali,” keluhnya.
Selaras dengan itu, Fatma Sari Sagala Mahasiswa Prodi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) semester 2 menanggapi bahwa akibat digunakannya gedung SBSN tersebut, mahasiswa diharuskan melaksanakan perkuliahan secara daring sehingga pembelajaran tidak efisien.
“Akibat Gedung SBSN digunakan, mahasiswa yang biasa memakai gedung SBSN untuk melaksanakan pembelajaran diharuskan untuk daring, sehingga pembelajaran rasanya kurang efisien,” tanggapnya.
Lebih lanjut, Fatma berharap pihak kampus menyediakan kelas yang lebih banyak dengan fasilitas yang memadai, sehingga tidak mengharuskan mahasiswa untuk belajar daring lagi apabila gedung SBSN dipakai untuk sebuah kegiatan.
“Harapannya, pihak kampus menyediakan fasilitas berupa kelas yang lebih banyak lagi juga dilengkapi fasilitas yang memadai, sehingga di saat ada kegiatan, mahasiswa tidak perlu melaksanakan pembelajaran daring lagi,” imbuhnya.
Baca Juga: UIN SU Gelar Wisuda ke-82, Rektor: Wisudawan adalah Duta Bangsa
Reporter : Zakiah Mardiah Nasution dan Khairussyifa Auliya
Editor : Annisa

