
Medan, Dinamika Online–Puluhan Mahasiswa Fakultas Syari’ah dan Hukum (FSH) kembali menggelar demonstrasi jilid II di depan Gedung Biro Kampus II UIN SU Pancing pada Selasa, 19 Maret 2024. Aksi tersebut dilakukan agar mengadvokasi aspirasi mahasiswa terkait kejelasan Uang Ma’had Al-Jamiah UIN SU.
Ketua Umum Dewan Eksekutif Mahasiswa (Dema) FSH, Satria Bambang Gempita mengungkapkan ketika aksi berlangsung, Rektor atau Pimpinan UIN SU sedang tidak berada di Gedung Rektorat Kampus II UIN SU Pancing. Sehingga Dekan FSH turun tangan menerima tuntutan dari mahasiswa tersebut.
Baca juga: Uang Ma’had Tidak Kunjung Dikembalikan, Mahasiswa FSH Lakukan Aksi Demo
“Waktu kita melaksanakan aksi jilid II, Rektor dan Pimpinan UIN SU sedang tidak berada di Gedung Rektorat UIN SU Pancing. Jadi, yang menerima tuntutan kami adalah Dekan FSH Dr. Syafruddin Syam, M.Ag., ungkapnya.
Lebih lanjut, ia kembali menyampaikan bahwa Dekan FSH akan segera menyampaikan tuntutan mahasiswa kepada Rektor UIN SU. Selain itu, Dekan FSH juga bersedia untuk mempertemukan Dema FSH UIN SU untuk bisa berdiskusi langsung dengan pimpinan untuk menyampaikan aspirasi mahasiswa tersebut.
“Dekan FSH menyampaikan bahwa tuntutan mahasiswa akan segera disampaikan kepada Rektor UIN SU, dan Dekan juga akan menjembatani Dema FSH untuk bisa berdialog dengan pimpinan, agar aspirasi mahasiswa tersampaikan terkait uang ma’had tersebut,” katanya.
Lanjutnya, beliau juga menyampaikan untuk jadwal pertemuan belum dapat diketahui dan akan segera menyusul. Ia kembali menegaskan bahwa Dema FSH akan terus mengawal aspirasi mahasiswa terkait Uang Ma’had Al-Jamiah UIN SU.
“Untuk jadwal pertemuan secepatnya akan dilakukan dan menunggu waktu Rektor atau Pimpinan UIN SU. Kami akan terus mengawal aspirasi mahasiswa terkait Uang Ma’had Al-Jamiah UIN SU. Namun, jika belum ada kejelasan dari pihak UIN SU terkait persoalan ini, maka kami akan kembali turun aksi dengan masa yang lebih banyak,” ancamnya.
Salah satu mahasiswa dari FSH berinisial K, yang ikut serta mengikuti aksi demonstrasi berharap Rektor segera menjelaskan kemana alokasi uang tersebut dan mengembalikan uang senilai 1,8 miliar. Dia juga memberi ketegasan terhadap tuntutan yang telah disampaikan pada aksi tersebut.
“Harapan saya rektor segera menjelaskan kemana alokasi uang tersebut dan mengembalikan uang senilai 1,8 miliar. Saya juga berharap rektor bisa memberi kejelasan tentang poin yang kami sampaikan pada aksi tersebut,” harapnya.
Baca Juga: Tanggapi Persaingan Pasar, HMJ EKI UIN SU Adakan Seminar Nasional
Reporter: Hadist Sulistiawati dan Nafiis Satria Pratama
Editor : Aqlia Matslina Fattah

