Undang Tiga Pemateri Luar Biasa, TBIndo Adakan Seminar Internasional

- Advertisement - Pfrasa_F
(Foto: Dok. Panitia)

Medan, Dinamika Online–Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Tadris Bahasa Indonesia (TBIndo) adakan Seminar Internasional pada Selasa, 25 Juni 2024 dengan mengundang tiga pemateri yang luar biasa yaitu Dr. Edi Saputra M.Pd., Dr. Rosliani M.Hum., dan Ahmad Syauqi Lc., M.A. dengan membahas tema “Eksistensi Bahasa Indonesia pada Era Globalisasi”. Kegiatan ini dilaksanakan di Aula Kampus II UIN SU Pancing.

Baca Juga: Jadwal UAS Dipercepat, WD I FUSI: Memudahkan Mahasiswa yang Ingin KKN

Dr. Edi Saputra, M.Pd. sebagai pemateri pertama dalam acara ini mengungkapkan bahwa penting bagi orang Indonesia untuk belajar lebih mengenai Bahasa Indonesia. Mengingat secara umum hanya diajarkan keterampilan membaca, menulis, mendengar, berbicara, selain itu kita tidak mengkaji apa pun secara lebih dalam.

“Secara umum, orang Indonesia bahkan anak-anak kita, atau bahkan kita sendiri hanya memiliki keterampilan membaca, menulis, mendengar, dan berbicara. Selain itu, kita tidak pernah diberikan pemahaman lebih mendalam. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk belajar lebih dalam bahasa Indonesia,” ungkapnya.

Dr. Rosliani, M.Hum. selaku pemateri kedua menjelaskan jalan sejarah bahasa Indonesia. Dengan demikian, jika ingin bahasa Indonesia eksis, penting bagi kita orang untuk mengetahui bagaimana sejarah perkembangannya hingga menjadi bahasa persatuan.

“Kalau kita mau bahasa kita eksis, kita mesti tahu sejarahnya, perjuangannya seperti apa hingga menjadi bahasa persatuan,” jelasnya.

Selanjutnya, Ahmad Syauqi, Lc., M.A. yang merupakan alumni dari University of Edinburgh di United Kingdom (UK) turut memberikan kalimat inspiratif dari salah satu tokoh yang menurut beliau sangat bagus, yaitu mengenai bagaimana cara pandang dihasilkan.

“Every word has a meaning contains a concept, every concept is a result of a world view. Setiap kata-kata itu mempunyai makna, setiap makna itu mengandung konsep, dan setiap konsep itu adalah hasil dari cara pandang. Oleh karena itu, kita harus membuat word kita dan cara pandang kita untuk menghasilkan sesuatu yang lebih besar,” jelasnya.

Baca Juga: Pengumuman KKN Internasional di Samosir dan Karo, Begini Harapan Mahasiswa

Reporter  : Rizkiani Fadhila dan Putri Khairunniswa

Editor       : Aqlia Matslina Fattah 

- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Share article

Latest articles