
Medan, Dinamika Online–Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Dinamika UIN SU menggelar Pelatihan Jurnalistik Tingkat Dasar (PJTD) XVI dengan mengusung tema, “Memotret Fakta, Menata Warta”. Acara ini berlangsung di Aula Pascasarjana Sutomo pada 5–6 Juni 2026.
Ketua Panitia PJTD XVI, Habib Aufa Arrozi, menjelaskan bahwa pelatihan tersebut diselenggarakan untuk mengasah kemampuan peserta di bidang jurnalistik. Peserta tidak hanya mempelajari teknik reportase dasar, tetapi juga praktik menulis berita, mengunggah berita ke website, serta menghasilkan foto jurnalistik yang faktual.
Baca Juga: Mahasiswa UIN SU Raih Dua Medali Perak di Ajang Internasional
“Pelatihan ini diselenggarakan agar peserta dapat mengasah kemampuan dalam reportase dasar, menulis berita, mengunggah berita ke website, serta menghasilkan foto jurnalistik yang faktual dan sesuai dengan kenyataan,” jelasnya.
Sementara itu, Pemimpin Umum LPM Dinamika, Muhammad Daffa, mengatakan bahwa PJTD XVI menjadi wadah bagi peserta untuk mempelajari dasar-dasar jurnalistik melalui materi reportase dasar dan mobile journalism. Ia berharap pelatihan tersebut mampu melahirkan generasi yang peka terhadap berbagai isu dan kritis dalam menyampaikan informasi.
“Tujuan PJTD kali ini adalah menjadi wadah belajar tentang kejurnalistikan. Peserta mempelajari dasar-dasar jurnalistik melalui materi reportase dasar dan mobile journalism. Harapannya, peserta menjadi generasi yang peka terhadap isu dan mampu menjadi jurnalis yang lebih kritis,” katanya.
Di sisi lain, Ahmad Fadhlan, selaku alumni LPM Dinamika yang membuka acara secara resmi, menekankan pentingnya kepekaan seorang jurnalis terhadap berbagai isu yang berkembang di masyarakat. Menurutnya, setiap informasi yang viral perlu ditelusuri kebenarannya sebelum disampaikan kepada publik.
“Kita harus memiliki respons terhadap suatu peristiwa. Jika ada kabar yang viral, harus diriset kembali fakta yang sebenarnya. Selain itu, kita juga harus memahami isu-isu nasional, memiliki rasa ingin tahu yang tinggi, serta memperluas relasi karena dari sanalah banyak peluang dapat diperoleh,” ungkapnya.
Baca Juga: Prodi Sejarah Peradaban Islam UIN SU Raih Akreditasi Unggul
Reporter: Letia Meirosa dan Rido Pradana Alannauri
Editor: Dinda

