Jangan Ada Chatting di Antara Kita

- Advertisement - Pfrasa_F
(Foto: Dok. Internet pinterest.com)

Penulis: Syahda Khairunnisa

Di era serba modern dan canggih ini, rasanya chatting dengan siapa pun adalah hal yang lumrah bahkan biasa, termasuk dengan lawan jenis. Banyak dari mereka yang saling curhat hingga akhirnya membahas sesuatu hal yang jauh dari kata penting. Padahal, kenyataannya hal tersebut sangat dilarang oleh agama. 

Chatting atau mengobrol lewat pesan dengan lawan jenis memanglah boleh, asal masih berada dalam “koridor Islam”. Usahakan membicarakan hal yang sangat penting saja sebab di luar itu perbuatan tersebut bisa menjadi dosa. Jika sekiranya penting, sah-sah saja dibalas. Setelah itu, tutuplah percakapan. 

Jika seandainya dia yang memulai basa-basi, hentikan percakapannya dan keluar dari obrolan. Matikan data, tidur, selesai. Jika kamu masih meladeni, itu artinya tipu daya iblis berhasil menghasutmu. Tahu iblis, ‘kan? Dia punya 1001 cara agar manusia terjerat tipu muslihatnya. Berkirim pesan dengan lawan jenis memang tidak diperbolehkan baik sudah menikah atau belum. Ini adalah tipu daya iblis karena dari chatting dapat menimbulkan fitnah.

Baca Juga: Eits, Jangan Asal Jabat Tangan Saat Lebaran, Bukan Mahram!

Oke, kita katakan bahwa tidak ada hubungan di antara kamu dengannya. Mungkin kalian hanya sebatas saling menasihati dan mengajak untuk melakukan amal saleh. Perhatikan bagaimana masalah cinta dan hal lain menyusup melalui perbuatan ini. Bukankah kamu tadi mengatakan bahwa engkau mencintainya dan diapun mencintaimu sedangkan topik pembicaraan kalian hanya seputar amal saleh? 

Dilansir dari konsultasisyariah.com, chatting antara laki-laki dan wanita merupakan salah satu pintu fitnah dan kemaksiatan. Menggiring kita pada sikap meremehkan pembicaraan yang mengarah kepada sikap saling menyenangi, lalu menimbulkan fitnah. Oleh karena itu, seharusnya kita menjauhi hal itu dengan niat menggapai rida Allah Swt. dan menjaga diri dari siksa-Nya.

Kita tahu sendiri beberapa pemuda yang semula sangat taat beragama seketika berubah karena hal ini. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

“Sesungguhnya awal kebinasaan Bani Israil adalah disebabkan masalah wanita.” (HR Muslim No. 7124 dari Abu Said Al-Khudri).

“Tapi, kami cuma chatting biasa. Gak aneh-aneh,”

Sesuatu yang aneh memang dimulai dari biasa saja, bukan? Itu sama saja dan tidak boleh. Hubunganmu dengannya semula adalah chatting, kemudian berkembang menjadi komunikasi langsung via telepon dan berujung pada ungkapan cinta. Apakah hanya akan berhenti sampai di sini? Tentu tidak. 

Semua ini adalah trik iblis untuk menjerumuskan kaum muslimin ke dalam hal-hal buruk. Bersyukurlah kepada Allah Swt. karena masih diberi keselamatan. Bertakwalah kepada-Nya dan jangan ulangi lagi. Banyak dari mereka yang bermain dengan jari-jemarinya, akan tetapi yang jatuh malah hatinya.

Sungguh, hati manusia sangat lemah dengan fitnah syahwat, maka dari itu kurangi berinteraksi dengan lawan jenis walaupun hanya sekadar chatting. Hukum berkhalwat itu bukan hanya berlaku di dunia nyata, tetapi berlaku pula di dunia maya.

Bertakwalah kepada Allah Swt., jauhkan diri kita dari perbuatan dosa. Cara-cara seperti ini lebih berbahaya dari cara orang fasik yang secara terang-terangan berbicara dengan perempuan untuk tujuan yang tidak terpuji. Akan tetapi, mereka sadar bahwa apa yang dilakukan adalah perbuatan maksiat. Sadar bahwa itu merupakan hal yang keliru dan memulai langkah awal untuk memperbaiki diri.

Namun kita tidak demikian, boleh jadi engkau menganggapnya sebagai sebuah ibadah untuk mendekatkan diri kepada Allah Swt. Ingat, tipu daya iblis begitu luar biasa. Jaga iman, jaga hati, jangan sampai teperdaya.

Baca Juga: Don’t Give Up!

Editor: Nisrina Ardra Hafizha

- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Share article

Latest articles