
Penulis: Della Shintya
Kunyit (Curcuma longa) merupakan salah satu tanaman herbal yang memiliki nilai penting dalam masyarakat Indonesia. Selain itu, kunyit adalah obat herbal yang kaya akan kurkumin, yaitu senyawa antioksidan kuat dengan sifat antiradang. Bahan alami ini efektif untuk meredakan nyeri sendi, mengatasi gangguan pencernaan seperti mag atau perut kembung, meredakan kram saat menstruasi, serta menurunkan kolesterol. Hampir setiap rumah masyarakat terdapat tanaman kunyit. Selain sebagai bumbu dapur, kunyit juga dipercaya berkhasiat mengobati berbagai penyakit. Sebagai tanaman herbal, kunyit memiliki peran penting dalam pola hidup sehat. Kandungan senyawa pada kunyit banyak diteliti untuk mengetahui manfaatnya bagi kesehatan. Salah satu hasil penelitian menyebutkan bahwa kunyit dapat digunakan sebagai obat herbal dengan antioksidan kuat untuk meningkatkan imun dan kesehatan lever, menyembuhkan penyakit antiinflamasi dan nyeri sendi, serta masalah pencernaan.
Apabila mengonsumsi kunyit pada saat yang sama dengan obat antiinflamasi lain, bisa menyebabkan gangguan pencernaan seperti mag, diare, dan kembung. Selain itu, efek samping dari kunyit dapat menimbulkan masalah baru, seperti masalah empedu, mengencerkan darah, menurunkan gula darah, gangguan penyerapan zat besi, dan masalah ginjal. Konsumsi kunyit juga diimbau agar berhati-hati pada ibu hamil dan menyusui, pasien operasi, dan pasien mag akut.
Baca Juga: Kelangkaan Pertalite di Medan: Antrean Mengular, Rakyat yang Kena Getahnya
Kurkumin dalam kunyit mampu membantu proses antiinflamasi alami yang kuat, antioksidan tinggi, menjaga kesehatan otak, menjaga kesehatan jantung, membantu pencernaan dan kesehatan hati, membantu mengendalikan gula darah, dan kesehatan kulit. Jadi, ibaratnya kurkumin kunyit itu obat multifungsi. Fokus utamanya pada antiinflamasi dan antioksidan. Kurkumin berfungsi untuk membantu mendukung penurunan penyakit, bukan menggantikan obat resep dokter. Selain itu, banyak masyarakat Indonesia yang menggunakan ramuan kunyit sebagai jamu untuk mengurangi capek dan pegal linu pada badan setelah menjalani aktivitas seharian.
Lalu, antioksidan pada kunyit ini berfungsi melindungi sel-sel tubuh yang rusak dari radikal bebas. Radikal bebas adalah molekul perusak di dalam tubuh yang terbentuk dari proses metabolisme atau faktor luar yang dapat berasal dari polusi, asap rokok, dan paparan sinar ultraviolet. Ia juga menjadi penyebab utama penuaan dini serta pemicu berbagai penyakit jika jumlahnya berlebihan. Ibarat sampah di dalam tubuh yang suka merusak sel, karena tidak stabil, ia akan berusaha “mencuri” elektron dari sel atau molekul lain di sekitarnya agar menjadi stabil. Akibatnya, sel yang kehilangan elektron rusak. Kandungan antioksidan dalam kunyit sebagai pelindung sel tubuh, antipenuaan, antiinflamasi, pencegah penyakit kronis, peningkat imun, dan detoks alami. Jadi, adanya antioksidan dalam kunyit merupakan perisai alami tubuh dari kerusakan dan peradangan serta membantu tubuh mempertahankan kesehatan imun dan sel, sehingga organ-organ dalam tubuh dapat bekerja lebih optimal. Agar antioksidan dapat menyerap maksimal, tambahkan lada hitam, santan, minyak kelapa, atau susu full cream dan panaskan ketika akan dikonsumsi. Fungsinya untuk melindungi dari radikal bebas.
Indonesia memiliki potensi besar sebagai negara penghasil rempah dan bumbu dapur. Salah satu rempah khas Indonesia adalah kunyit (Curcuma longa) yang dikenal memiliki sifat antimikroba. Tanaman secara umum mengandung berbagai senyawa yang bermanfaat bagi kesehatan manusia dan industri. Dalam sejarah pengobatan, metode pengobatan tradisional dengan tanaman sudah diperkenalkan sejak zaman Rasulullah. Al-Qur’an juga menyebutkan berbagai jenis tumbuhan yang bisa dikonsumsi dan dimanfaatkan sebagai obat. Selain sebagai obat tradisional dan jamu, kunyit juga berfungsi sebagai pewarna makanan alami. Kandungan utama kunyit, yakni kurkumin dan minyak atsiri berperan sebagai antioksidan, antikanker, antitumor, antimikroba, dan penetral racun. Secara tradisional, kunyit telah lama digunakan di berbagai negara untuk mengatasi berbagai penyakit seperti infeksi akibat mikroba dan parasit, gigitan serangga, cacar, gangguan pencernaan seperti diare, sembelit, kembung, gangguan hati, asma, gatal-gatal, penyakit kulit, serta sebagai pereda nyeri. Khasiat lain yang sering dihubungkan dengan kunyit ialah mampu menjaga daya tahan tubuh.
Baca Juga: Euforia Piala Dunia 2026 Berakhir, Kekerasan Rumah Tangga Dimulai?
Editor: Tengku Wafa’ Alifah

