Kehadiran Pandawara Group Kenalkan Solusi Masalah Sampah

- Advertisement - Pfrasa_F
(Foto: Dok. Istimewa)

Penulis: Siti Mutiah Siregar

Banjir adalah peristiwa atau keadaan di mana terendamnya suatu daerah atau daratan karena volume air yang meningkat. Banyaknya kasus-kasus banjir yang terjadi menyebabkan masyarakat merasa was-was, terlebih di musim hujan seperti saat ini. 

Sebagai langkah mencegah terjadinya banjir, dapat dilakukan dengan menjaga lingkungan sekitar dengan tidak membuang sampah ke selokan maupun sungai yang dapat menyebabkan terhambatnya saluran air. Langkah selanjutnya bisa dengan menghindari pembangunan di pinggir sungai karena nantinya dapat menyebabkan banjir pula. 

Tak kaget lagi jika wilayah Indonesia yang merupakan negara kepulauan ini menyumbangkan sampah yang sangat besar di bumi. Sebagai negara dengan kepulauan terbesar di dunia, Indonesia menghadapi masalah besar dalam pengelolaan sampah.

Baca Juga: Bahaya Hustle Culture pada Mahasiswa

Di tengah tantangan tersebut, muncullah solusi dari gerakan anak muda Indonesia untuk memerangi sampah sekaligus sebagai peningkatan kesadaran untuk menjaga kebersihan lingkungan. Pandawara Group muncul sebagai pendorong perubahan dalam upaya untuk mengatasi masalah ini. Kelompok anak-anak bangsa ini memiliki visi untuk menjaga lingkungan dan mengurangi dampak sampah bagi masyarakat dan alam.

Akhir-akhir ini, profil Pandawara kembali menjadi sorotan lantaran kelima anak muda itu berhasil membersihkan sampah di Pantai Sukaraja, Provinsi Lampung, dan berhasil mengerahkan 3.700 orang dalam membersihkan tumpukan sampah tersebut.

Nama Pandawara berasal dari dua suku kata yaitu panda dan wara. Panda berasal dari cerita pewayangan Mahabharata yang berarti lima, dan wara berasal dari bahasa Sunda bermakna baik. Oleh karena itu, jika digabungkan maka arti Pandawara ialah lima pemuda yang membawa berita baik.

Kelompok dengan tujuan yang sangat mulia ini berawal dari keresahan lima anak muda yang mengambil inisiatif membersihkan sampah di sungai yang sudah tertumpuk dengan banyak sampah. Adapun Anggota Pandawara Group terdiri dari Kilang, Rifki, Agung, Ichsan, dan Rafli.

Populernya Pandawara Group saat ini berawal dari konten bersih-bersih sampah yang diunggah pada akun TikTok mereka, @pandawaragroup. Sontak konten yang mereka unggah memenuhi beragam reaksi netizen, baik dari dalam maupun luar negeri.

Salah satu gerakan yang diciptakan Pandawara adalah “One Day, One Trash Bag” yang tujuannya adalah mengajak masyarakat untuk mengumpulkan sampah agar tidak menghambat aliran sungai dan mengatur lingkungannya hingga tidak lagi terjadi banjir.

Kurangnya kesadaran dan kepedulian masyarakat terhadap masalah sampah menjadi salah satu penyebab mengapa masih banyak masyarakat yang sering membuang sampah sembarangan. Berbagai alasan seperti tidak adanya tempat khusus pembuangan sampah, ketidakpedulian masyarakat terhadap sampah, bahkan malas membuang sampah pada tempatnya pun menjadi catatan untuk masyarakat kita.

Pemerintah pun kurang memperhatikan perihal ini, yang berakibat permasalahan sampah semakin parah. Seperti yang ditunjukkan data statistik, masalah sampah di Indonesia meningkat keparahannya setiap tahun. Oleh karena hal tersebut, saluran air sering tersumbat oleh tumpukan sampah dan menyebabkan banjir besar yang kemudian merugikan ekonomi, kesehatan, dan infrastruktur.

Namun sayangnya, lagi-lagi kesadaran masyarakat masih terbilang rendah sehingga tindakan Pandawara Group dan para relawan yang membantu belum bisa mencapai tingkat maksimal, di mana gerakan mereka pun terbatas. Minimnya kesadaran ditandai dengan seringnya Indonesia terendam banjir, terlebih di kota-kota besar seperti Kota Medan.

Dalam usaha melawan sampah, tak perlu membedakan antara sampah yang kecil dan besar untuk membersihkannya. Guna menciptakan masa depan dengan lingkungan yang bersih dan sehat, mari kita ciptakan kesadaran untuk mengatasi masalah banjir ataupun masalah besar lainnya yang diakibatkan oleh sampah.

Baca Juga: Kriminalitas Remaja menjadi Tantangan bagi Kota Medan

Editor: Rika Wulandari

Biodata Penulis

  • Nama         : Siti Mutiah Siregar
  • Jurusan     : Bimbingan Konseling Pendidikan Islam
  • Fakultas    : Ilmu Tarbiyah dan Keguruan
  • Semester   : 6
  • Instagram : @mrkive712
- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Share article

Latest articles