Pilihan Boleh Beda, Tetapi Kita Tetap Satu Indonesia

- Advertisement - Pfrasa_F
(Foto: Dok. Internet https://news.unair.ac.id/)

Penulis: Wan Tiara

Menjelang Pemilu 2024 tentunya akan menjadi sebuah momentum besar yang ditunggu-tunggu oleh semua masyarakat indonesia. Pada tahun ini kita memiliki tiga pasangan calon presiden yang luar biasa sehingga banyak kubu suara yang tercipta, bahkan dalam satu keluarga saja bisa berbeda-beda pilihan. Maka dari itu, kita perlu kembali menggaungkan satu kalimat ajaib yang walau terdengar klise tetapi harus tetap menggelegar.

Penting untuk diingat bahwa Indonesia memiliki suasana yang penuh dengan pilihan, kita memerlukan pendapat yang beragam dikarenakan Indonesia adalah negara yang demokrasi.  Meskipun kita mempunyai pilihan politik yang berbeda, kita tetap merupakan bangsa yang menghormati perbedaan dan berkomitmen untuk membangun masa depan bersama tanpa ada keributan.

Baca Juga: Jelang Pemilu, Jangan Sia-Siakan Hak Suaramu

Perbedaan pendapat merupakan hal yang wajar dalam demokrasi, tetapi yang jauh lebih penting adalah bagaimana kita bisa menyikapi perbedaan tersebut. Sebagai masyarakat yang heterogen, kita harus bisa melihat keberagaman ini sebagai sebuah kekuatan, bukan perpecahan bagi rakyat indonesia.

Dilansir dari humas.polri.go.id, Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Ogan Komering Ulu (Oku) Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Arif Harsnono, S.I.K., M.H., mengajak masyarakat untuk menjunjung tinggi persaudaraan menjelang Pemilu 2024 yang sebentar lagi akan berlangsung. Jadilah pemilih yang cerdas, boleh beda pilihan tetapi tidak ribut, tetap jaga situasi agar tetap aman dan kondusif.

Dikutip dari postingan Instagram @medantalk pada reels Debat Capres Indonesia 2024, salah satu netizen dengan akun @yanfery meninggalkan komentar. “Jangan jadi pendukung fanatik, berpolitiklah yang sehat. Silakan puji pilihan capres dan cawapresmu, tetapi jangan menjelek-jelekkan pilihan capres dan cawapres orang lain. Salam damai,” tulisnya.

Dari beberapa yang disampaikan di atas, kita dapat mengambil kesimpulan penting untuk ditekankan. Meskipun pilihan politiknya atau mungkin pasangan calonnya berbeda, tetapi tujuan akhir yang dimiliki ialah tetap sama,  yakni mewujudkan kemakmuran dan kemajuan Indonesia yang lebih baik ke depannya. Kita semua ingin negara ini berhasil menjadi negara yang maju seperti negara-negara lainnya, apa pun pilihan  yang kita pilih.

Indonesia juga memiliki semboyan Bhineka Tunggal Ika yang artinya “Berbeda-beda tetap satu jua.” Di mana, kita sebagai bangsa Indonesia bebas memilih dan berbeda pendapat satu dengan lainnya, atau mungkin ibu dengan anaknya, juga tetangga dengan tetangganya, bahkan bos dengan stafnya. Akan tetapi, perlu diingat tujuannya tetap satu jua, memiliki tujuan yang satu yang sama. Jadikan pemilu ini tempat kita bersatu, bukannya menjadi pecah belah sesama masyarakat Indonesia.

Hal ini juga penting juga untuk menghindari retorika yang memecah belah masyarakat. Dengan berfokus pada kesamaan dan visi bersama, kita dapat mengatasi perpecahan yang dapat timbul dari pilihan yang berbeda. Dalam konteks ini, media sosial dan ruang publik harus menjadi tempat yang menumbuhkan pemahaman, bukan perpecahan. Oleh karena itu, banyak juga yang terhitung konten ataupun komentar di platform media sosial. Sebut saja Tiktok dikarenakan salah satu temannya yang tidak satu pendapat malah dimusuhin. Itu bukan suata hal yang bijak untuk dilakukan, sebagai rakyat maka kita harus menerima hak suara masing-masing orang.

Terakhir, mari kita sama-sama menjadi warga negara yang memiliki nilai toleransi serta demokrasi yang tinggi. Memahami dan menghormati setiap perbedaan pendapat setiap warga negara. Keberagaman bukanlah hal yang harus dihindari atau menjadi sebuah hambatan, melainkan sebuah anugrah yang dapat memperkuat budaya kita. Pada akhirnya, walaupun pilihan kita berbeda-beda, tetapi kita tetap satu untuk indonesia yang lebih baik.

Baca Juga: Beda Pilihan Bukan Landasan Perselisihan

Editor: Rika Wulandari

- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Share article

Latest articles