
Penulis: M. Abrar Putra Kaya Harahap
Perkuliahan bukan hanya mendapatkan ilmu ketika berada di dalam kelas saja, akan tetapi terkadang mahasiswa bisa mendapatkan ilmu di luar kelas. Dengan cara apa? Yah! Mengikuti kegiatan organisasi. Kegiatan berorganisasi nyatanya sangat berguna untuk menambah pengetahuan mahasiswa dan melatih kepemimpinan. Dunia organisasi sangat beragam dan menantang, sisi positif organisasi yaitu melatih skill, jiwa pemimpin, dan kerja sama tim yang tidak didapatkan di kelas.
Tapi semua itu tidak mudah dilakukan bagi mahasiswa yang tidak terlalu serius, dan hanya ikut-ikutan saja dalam berorganisasi. Padatnya jadwal dan kegiatan organisasi akan menjadi bumerang bagi mahasiswa yang hanya sekadar ikut-ikutan. Hal ini dapat merugikan mahasiswa tersebut, ditambah dengan banyaknya rapat dan tugas yang harus dikerjakan. Tapi pernah gak, sih, kamu berpikir untuk meninggalkan organisasi? Lelah dan sulit mengatur waktu antara kuliah dan organisasi, menjadi poin utama seorang mahasiswa ingin berhenti. Sebelum kamu meninggalkan organisasi tersayangmu, renungkan beberapa hal dibawah ini agar tidak menyesal di kemudian hari.
Baca Juga: Jiwa yang Rapuh, Gangguan Mental Mengintai
- Tinjau kemajuan organisasi
Sebelum kamu berpikir untuk meninggalkan organisasimu, tinjau terlebih dahulu kemajuan organisasi. Apakah organisasi yang kamu ikuti masih selaras dengan tujuan awalnya diciptakan, atau hanya jargon dan hampir basi? Lihat sejauh mana keaktifan anggotanya dan kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan, jika kamu rasa masih berguna ada baiknya untuk melanjutkan. Prestasi seperti apa yang telah diraih organisasimu, kalau memang banyak prestasi yang diraih organisasi yang kamu ikuti, sebaiknya tetap lanjut. Berada dalam lingkungan yang baik akan meningkatkan potensi dan tentunya melatih skill kamu.
- Perhatikan keseimbangan organisasi dan akademik
Dalam berorganisasi harus seimbang antara akademik dan juga organisasimu, jika suatu ketika kamu merasa organisasi mengganggu kegiatan akademikmu maka pikir terlebih dahulu. Memang ketika kita ikut organisasi harus bisa membagi waktu. Organisasi memang penting tetapi akademik tidak boleh menomorduakan. Walaupun demikian bukan berarti kamu harus serta-merta keluar begitu saja, pikir terlebih dahulu. Bisa saja kesalahan ada pada dirimu yang kurang pandai dalam mengatur waktu sehingga akademik terganggu.
- Sejauh mana progresmu selama berorganisasi
Berorganisasi bertujuan untuk melatih skill dan menambah pengetahuanmu di luar kelas, lihatlah dirimu dan tanya hatimu, apa yang kamu dapatkan di organisasimu? Sebagai contoh kamu mengikuti organisasi jurnalis kampus, awalnya kamu tidak percaya diri dalam public speaking. Akan tetapi ketika mengikuti organisasi jurnalis kampus rasa percaya diri dan kemampuan public speaking kamu mulai terasah, maka ada perkembangan yang terjadi pada dirimu. Prestasi-prestasi lain yang sudah kamu dapatkan selama berorganisasi adalah progres yang bisa kamu jadikan alasan untuk bertahan.
- Evaluasi kontribusimu selama ini
Apa saja kontribusimu selama berorganisasi? Kamu harus cari tahu apakah kontribusimu dalam berorganisasi sesuai dengan keahlian dan minatmu. Jika kamu merasa dirimu tidak berpengaruh banyak terhadap organisasi, dan tidak menggunakan kemampuanmu secara maksimal, pikirkan lagi untuk mengambil keputusan. Kamu harus mengevaluasi, apakah situasi akan berubah atau tidak saat kamu berpikir untuk melanjutkan organisasi.
Mengikuti kegiatan organisasi memang banyak manfaatnya, akan tetapi kamu harus paham dan benar-benar yakin bahwa organisasi yang kamu ikuti sudah tepat. Dalam berorganisasi memang tidak hanya merasakan manis, terkadang lebih banyak pahitnya. Mencari ilmu dan melatih skill memang tidak mudah serta banyak hambatan yang harus dilalui. Maka sebelum berpikir meninggalkan organisasi, renungkan kembali empat hal di atas!
Baca Juga: Huru Hara Pelik Pasca Pagelaran Pemilu
Editor : Muhammad Daffa

